Cerita Misteri Lawang Sewu

By Categories : Wisata

Lawang Sewu merupakan sebuah gedung tua yang terletak di tengah-tengah kota Semarang. Pada dulunya gedung tua ini digunakan oleh Belanda untuk keperluan kantor kereta api dan pusat administrasi yang dikelola oleh pemerintah colonial Belanda. Cerita misteri yang muncul di masyarakat di sekitar Lawang Sewu berawal ketika penjajah Jepang masuk ke Indonesia yang merebut gedung ini.

Ketika Jepang masuk ke Indonesia, secara bertahap Belanda mulai kalah akan Jepang. Begitu juga dengan Lawang Sewu yang ada di Semarang yang berhasil direbut oleh tentara Jepang dari Belanda yang sudah ada di Indonesia dalam kurun waktu kurang lebih 350 tahun. Pada jaman penjajahan Jepang, lawang sewu digunakan oleh Jepang sebagai basis peristirahatan.

Cerita Misteri Lawang Sewu

Selain digunakan sebagai tempat peristirahatan, Lawang Sewu digunakan Jepang sebagai tahanan tentara dan masayarakat Indonesia yang membelot dari penjajah Jepang. Bangunan ini dikenal dengan nama Lawang Sewu atau pintu seribu ini dikarenakan terdapat banyak pintu dan juga jendela di semua bangunan tersebut. Dengan banyaknya pintu yang diperkirakan sekitar seribu digunakanlah nama Lawang Sewu.

Cerita Misteri Lawang Sewu

Sebagai gambaran gedung ini memiliki 20 ruangan yang berjajar di lantai dua yang memiliki 6 pintu pada masing-masing ruangan dan masih banyak lagi yang terletak di lantai satu. Selain terdapat rahasia pintu, bangunan ini juga memiliki ruang bawang tanah. Pada saat penjajahan Belanda, ruang bawah tanah digunakan sebagai pendingin ruangan alami.

Ruang bawah tanah terdapat saluran air di dalamnya yang berguna untuk mendinginkan ruangan yang berada di atasnya dan juga sebai tempat persediaan air bersih. Namun pada saat diambil alih oleh penjajah Jepang, ruang bawah tanah sudah beralih fungsi. Tempat bawah tanah ini digunakan penjajah Jepang sebagai tempat penjara sekaligus eksekusi rakyat Indonesia yang membangkang termasuk para noni Belanda yang ditawan Jepang.

Di dalam ruang bawah tanah ini terdiri dari penjara jongkok dengan ukuran 1,5 x 1,5 meter dengan tinggi 60 cm. Sekitar 5 sampai 9 orang dimasukkan ke dalam dengan cara jongkok kemudian diberi air seleher. Tidak hanya itu penjara jongkok juga diberi trails besi dan ditutup sampai mereka meninggal. Selain penjara jongkok terdapat penjara berdiri dengan ukuran 60 cm x 1 meter yang ditutup dengan pintu besi.

Bagi mereka yang belum meninggal selama beberapa hari, mereka langsung dieksekusi dengan cara dipenggal. Tentara Jepang setelah memenggal tawanan membuangnya ke dalam kali yang terletak di sebelah bangunan tersebut. Kali tersebut dinamakan Kali Garang atau disebut Kali Kejam. Dengan kejadian tersebut muncullah beberapa kasus mistis dalam bangunan Lawang sewu.

Misal saja terdapat beberapa kejadian pada pengunjung yang melihat sosok nonik-nonik Belanda yang lewat di sekitar gedung tersebut. Selain itu adapula yang melihat bayangan hitam berjalan di salah satu ruangan Lawang Sewu. Dan yang paling meyeramkan adalah ada yang melihat sosok berjalan tanpa kepala di ruang bawah tanah. Hantu-hantu tersebut dipercaya muncul akibat kejadian tersebut akibat masa lalu.

Untuk saat ini Lawang Sewu dijadikan sebagai tempat wisata di Semarang dan banyak dikunjungi para wisatawan setiap harinya serta tidak digunakan untuk aktivitas mistis. Itulah tadi pembahasan mengenai cerita misteri Lawang Sewu.