Candi-candi di Indonesia yang Bercorak Hindu dan Buddha

By Categories : Pendidikan

Candi adalah salah satu tempat ibadah yang sudah ada sejak zaman kuno sebagai tempat ibadah umat Hindu dan Buddha. Beberapa candi memiliki desain yang menakjubkan dan megah yang telah dibangun manusia sebagai representasi dari mereka kepada para Dewa yang dipercayainya. Banyak candi yang dapat ditemukan di negara-negara Asia sebagai awal mula perkembangan peradaban Hindu dan Buddha. Salah satu negara yang memiliki negara yang memiliki banyak candi adalah Indonesia.

Di Indonesia ada juga candi yang dibuat hanya untuk menghormati seorang raja. Sehingga banyak candi yang dibangun tinggi dengan tiga bagian. Untuk bagian bawah merupakan lambang bhurloka atau alam manusia, bagian tengah merupakan bhuvarloka atau alam kematian, dan untuk atap melambangkan swarloka atau alam para Dewa.

Candi-candi di Indonesia memiliki corak yang berbeda, tergantung dari kerajaan yang membuatnya. Untuk bercorak Hindu biasanya terdapat candi-candi kecil mengelilingi candi utama yang menggambarkan raja merupakan pusat kekuasaan dari masyarakat. Sedangkan untuk candi bercorak Buddha  memiliki ukuran yang sama besar, tidak ada candi yang memiliki ukuran lebih besar atau lebih tinggi daripada yang lain. Hal ini menggambarkan susunan masyarakat yang demokratis dan raja dianggap setara dengan masyarakat. Seperti karakter agama Buddha yang tidak menganut sistem kasta.

Candi-candi di Indonesia yang Bercorak Hindu dan Buddha

Candi-candi di Indonesia bercorak Hindu

Candi Gedong Songo

Candi ini merupakan  peninggalan budaya Hindu yang berada di Ambarawa, Kabupaten Semarang. Terdapat lima candi di kompleks bangunan candi utama. Ditemukan pada tahun 1804 oleh Raffles yang menjadi peninggalan di zaman Wangsa Syailendra pada abad ke ke 9. Candi Gedong Songo terdiri dari 9 candi yang tersebar di lereng gunung Ungaran.

Candi ini terletak pada ketinggian sekitar 1.200 mdpl sehingga suhu di candi ini cukup dingin antara 19-27 derajat celcius. Lokasi 9 candi yang tersebar di lereng gunung Ungaran memiliki pemandangan alam yang sangat indah. Di area ini juga terdapat hutan pinus dan amata air yang mengandung belerang.

Candi Cetho

Candi bercorak Hindu berikutnya merupakan peninggalan pemerintahan Majapahit pada abad ke 15. Lokasi candi berada di Dusun Ceto, Desa Gumeng, Kabupaten Karanganyar dan berada pada ketinggian 1.400 mdpl. Candi Cetho terdiri dari 9 tingkatan berundak dan terdapat dua arca penjaga pada gapura besar. Aras pertama setelah  gapura merupakan halaman candi, dan aras kedua masih berupa halaman dan terdapat petilasan Ki Ageng Krincingwesi, yang merupakan leluhur masyarakat Dusun Cetho.

Candi Prambanan

Candi Prambanan juga disebut juga dengan Candi Roro Jonggrang. Candi ini memiliki cerita legenda yang sangat populer hingga sekarang. Legenda ini menceritakan kisah Bandung Bondowoso dari Kerajaan Pengging yang ingin menikahi Roro Jonggrang. Namun ia mengajukan persyaratan agar Bandung Bondowoso membuat 1000 Candi dalam satu malam. Namun karena kelicikan sang putri akhirnya ia dikutuk menjadi arca Batari Durga yang berada di salah candi di kawasan Candi Prambanan.

Candi-candi di Indonesia bercorak Buddha

Candi Sewu

Ini meruakan candi bercorak Buddha yang berada ki kompleks candi Prambanan. Candi Sewu diperkirakan dibangun sejak kerajaan Mataram Kuno oleh Raja Rakai Panangkaran tahun 746-784. Ini merupakan candi Buddha terbesar setelah candi Borobudur. Di kompleks ini terdapat 999 candi yang dibangun oleh Bandung Bondowoso hanya dalam waktu satu malam yang pada waktu itu sebagai syarat untuk memperistri dewi Roro Jonggrang yang minta 1000 candi. Hal tersebut gagal karena pada saat fajar datang masih kurang satu candi.

Candi Ngawen

Candi-candi di Indonesia yang memiliki bentuk menarik selanjutnya adalah candi Ngawen. Candi ini berada sekitar 5 kilometer sebelum candi Mendut dari arah Yogyakarta. Candi Ngawen terdiri dari lima candi kecil dan ada dua candi yang memiliki bentuk berbeda dengan hiasan patung Singa pada setiap sudutnya. Selain itu, terdapat relief pada sisi candi yang berbentuk ukiran Kinnara, Kinnari, serta Kala-Makara.

Candi ini dibangun oleh Wangsa Syailendra sekitar abad ke-8 di zaman Kerajaan Mataram Kuno. Keberadaan Candi Ngawen ini juga kemungkinan merupakan prasasti Karang Tengah pada tahun 824 M.

Candi Borobudur

Candi Borobudur merupakan salah satu candi-candi di Indonesia yang berbentuk punden berundak. Candi ini memiliki enam tingkat yang berbentuk bujur sangkar, tiga tingkat berbentuk bundar melingkar dan terdapat sebuah stupa dibagian puncak. Candi ini berada di desa Borobudur, Magelang, Jawa tengah. Lokasi candi ini berada 100 km di sebelah barat daya Semarang dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta. Candi Borobudur dibangun oleh para penganut agama Buddha Mahayana pada tahun 800-an Masehi di masa pemerintahan wangsa Syailendra. Hingga saat ini Candi Borobudur menjadi objek wisata di Jawa Tengah yang menjadi andalan. Banyak wisatawan lokal maupun mancanegara yang berkunjung ke candi yang merupakan candi terbesar di Asia Tenggara ini.

Baca juga Tempat wisata di Wonosobo dan sekitarnya

terms: candi yg dibangun oleh raja panangkaran untuk menghormati leluhur adalh, Candi-candi yang ada di indonesia memiliki corak berbeda bergantung