Arti Tangisan Bayi Menurut Para Ahli dan Cara Menenangkannya

By Categories : Tips

Arti tangisan bayi memang seringkali membingungkan para orang yang ada di sekitarnya. Sebab ada banyak sekali arti tangisan tersebut yang bisa diterapkan. Daripada bingung, simak saja ulasan berikut ini.

Terlahir ke dunia ini tentu saja menjadi sebuah petualangan yang panjang bagi bayi Anda. Pada awalnya memang ia tidak tahu dan tidak mengerti apa-apa tentang apa yang terjadi di sekitarnya. Kadang bayi akan merasa nyaman dan justru sebaliknya. Seperti yang kita ketahui sejak lahir, bayi akan berusaha berkomunikasi dengan Anda dengan cara menangis.

Akan tetapi pada usia1 hingga 3 bulan hidupnya, kecerdasan bayi belum sepenuhnya terbentuk, oleh karena itu si kecil belum bisa menyampaikan apa keinginannya. Sehingga para orang tua harus memahami apa yang disampaikan bayi lewat tangisannya. Jika Anda jeli mendengarnya,  ternyata tangisan bayi tersebut memiliki arti tersendiri.

Perlu diketahui bahwa memahami bahasa bayi itu sangat penting. Hal ini bertujuan untuk membangun keintiman ibu dan anak, khususnya saat anak berusia 0 – 3 bulan. Ketika kita memahami tangisannya, tentu saja hal ini dapat membuat kebutuhan si kecil bisa cepat ditanggapi dan emosi anak pun akan semakin baik. Lantas apa saja arti tangisan tersebut? Untuk lebih jelasnya, simak ulasan  berikut ini.arti tangisan bayi

Ketahuilah Arti Tangisan Bayi Berikut Ini

Tangisan Saat Lelah dan Ingin Tidur

Yang pertama adalah tangisan saat lelah dan bayi ingin beristirahat. Sudah menjadi rahasia umum jika bayi akan menangis ketika ingin diidurkan atau ketika merasa lelah. Ketika bayi sudah merasa lelah, ia akan menangis sejadi-jadinya dan sangat keras.  Biasanya ia akan menangis aaw-aaw-aaw atau owh-owh owh dan ada bentuk membuat di mulutnya serta ia pun cenderung membuka mulut.

Baca juga inilah penyebab kolik pada bayi dan cara mengatasinya

Jika sudah begini, sebaiknya segera peluk si kecil, gendong dia dan istirahatkan bayi ditempat yang nyaman. Biasanya bayi akan refleks mengeluarkan suara lewat mulutnya, untuk mengenali suara tersebut dibutuhkan kejelian dari orang tua untuk mengerti dan mendengarkannya.

Tangisan Saat Bayi Lapar dan Haus

Ukuran lambung bayi yang masih kecil membuatnya tidak mampu menampung ASI yang lebih banyak, sehingga bayi akan lebih cepat lapar jika dibandingkan dengan orang dewasa. Saat bayi merasa lapar dan haus, biasanya bayi akan mengangis dengan mengeluarkan suara neh-neh-neh ada ada suara nnn di depan tangisannya. Tangisan ini pun akan terdengar sangat panjang. Meskipun begitu Anda tak perlu khawatir, karena Anda bisa segera membernya ASI untuk menenangkannya.

Tangisan Saat Buang Air Kecil, Besar ataupun Gas

Bayi juga memiliki sistem pencernaan yang sama seperti orang dewasa. Namun ketika bayi akan buang air besar, kecil ataupun gas ia akan segera menangis karena ada rasa tidak nyaman pada dirinya. Biasanya bayi akan mengeluarkan suara heh-heh-heh dengan suara hhh di depan tangisannya.

Tak hanya itu saja, si kecil juga akan mengangkat kedua kakinya karena merasa tak nyaman baik kepanasan ataupun merasa kedinginan. Jika bayi menangis dengan suara seperti itu, segera periksa apakah ia buang air atau tidak. Jika ia segeralah ganti pakaian yang kering dan bersih agar bayi bisa lebih nyaman.

Tangisan Bayi Saat Ingin Bersendawa

Jika bayi menangis eh-eh-eh dan tak ada suara n atau h di depan tangisannya arti tangisan bayi yang satu ini adalah bayi merasa lambungnya sakit atau sesak. Untuk mengatasi hal ini Anda tak perlu membawanya ke dokter, cukup menggendongnya lau menepuk-nepuk punggung bayi agar angin yang ada di dalam perutnya bisa keluar dengan cara bersendawa.

Tangisan Saat Bayi Tidak Nyaman

Selanjutnya adalah tangisan saat bayi tidak nyaman. perasaan tidak nyaman pada bayi seringkali diartikan bayi buang air besar, sakit perut dan lainnya. Jika bayi sedang mengalami hal tersebut biasanya ia akan menangis dengan suara eairh-eairh-eairh dan ada huruf r ditengah-tengah tangisannya. Jika begini, Anda bisa mengecek apakah ia sedang mengejan atau tidak, jika ia mungkin saja bayi akan buang air kecil atau sekedar mengeluarkan angin di perutnya.

Suhu Udara

Suhu udara yang terlalu panas ataupun terlalu dingin juga dapat membuat bayi merasa tak nyaman dan menangis. Perlu diketahui jika bayi sudah terbiasa dengan suhu hangat sejak dalam kandungan, oleh karena itu pastikan Anda selalu menjaga temperatur suhu ruangan agar tidak terlalu dingin ataupun terlalu panas.

Sakit

Tak menutup kemungkinan jika bayi pun akan menangis  saat ia sakit. Bila bayi menangis terus menerus meskipun sudah digendong, coba cek suhu badannya.  Selain demam, kemungkinan bayi juga akan pusing. Dan jika bayi tidak selera makan sebaiknya Anda segera membawanya ke dokter untuk mendapatkan penanganan.

Baca juga cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk dengan cepat

Nah itulah beberapa arti tangisan bayi menurut pada ahli dan cara menenangkannya yang tepat.

terms: arti tangisan bayi menurut ilmuan, arti tangisan bayi menurut para ahli, tangisan bayi menurut para ahli