Tips Berpuasa Bagi Ibu Menyusui

By Categories : Wanita

Seperti yang Anda ketahui puasa Ramadhan hukumnya wajib bagi setiap kaum muslim. Saat berpuasa pada umumnya tubuh akan menahan rasa lapar dan nafsu selama 14 jam. Meskipun tidak mengonsumsi apapun, komposisi ASI eksklusif tidak akan berkurang kualitasnya. Hal ini dikarenakan tubuh akan memproduksi ASI dengan cara mengambil cadangan zat gizi yang ada di dalam tubuh seperti mineral, vitamin, lemak dan juga protein.

Namun dalam hukum Islam ibu hamil dan menyusui esklusif (usia bayi kurang dari 6 bulan) sangat dianjurkan untuk menunda berpuasa. Hal ini dikarenakan pada masa menyusui eksklusif ASI sangat dibutuhkan oleh bayi sebagai satu-satunya asupan makanannya. Bila Anda memutuskan untuk menjalankan ibadah puasa, berikut adalah tips berpuasa bagi ibu menyusui!

Tips Berpuasa Bagi Ibu Menyusui

Tips Menyusui Selama Puasa

Menjaga Asupan Gizi agar Tetap Seimbang

Bagi ibu yang sedang menyusui harus tetap mempertahankan pola makan yang semestinya yaitu 3 kali sehari. Hal ini karena saat menyusui ibu membutuhkan tambahan kalori sekitar 700 kalori. 500 kalori diambil dari makanan ibu sedangkan 200 kalori diambil dari cadangan di dalam tubuh ibu. Makan 3 kali sehari ini dapat Anda terapkan yaitu makan sahur, berbuka puasa dan juga saat sesudah sholat tarawih. Untuk nutrisi yang dibutuhkan komposisinya adalah 20% lemak, 50% karbohidrat, dan 30% protein.

Memperbanyak Mengonsumsi Cairan

Tips berpuasa bagi ibu menyusui yang kedua adalah perbanyak mengonsumsi cairan dalam setiap harinya. Selain mengonsumsi air putih 2 liter sehari, Anda juga dapat menambahkan asupan cairan lainnya seperti susu ataupun jus buah. Mengosumsi susu setiap sahur akan membantu Anda untuk mengurangi anemia. Dan pastikan saat berbuka puasa minumlah minuman hangat. Minuman tersebut dapat merangsang kelancaran ASI Anda.

Banyak Beristirahat

Saat berpuasa tentunya tubuh akan terasa lemas apalagi untuk ibu menyusui. Jika Anda sedang beraktifitas maka banyak-banyaklah beristirahat. Dengan begitu tubuh Anda tetap fit dan bugar. Namun yang harus Anda ketahui adalah jika sering dihisap oleh bayi, maka produksi ASI pun akan tetap lancar dan semakin banyak.

Selalu Tenang dan Bahagia

Senang, tenang dan juga bahagia merupakan salah satu kunci untuk mengatasi semua masalah. Tetaplah tenang dan jangan khawatir jika ASI akan berkurang. Hal ini justru akan menghalangi hormon oksitosin yang membantu dalam produksi ASI. Oleh karena itu hilangkan sifat khawatir dan tanamkan dalam pikiran bahwa menyusui pun merupakan ibadah yang harus kita lakukan.

Bagi Ibu Bekerja

Lantas bagaimana untuk ibu bekerja? Jika ibu bekerja, tetaplah memerah ASI. Karena jika tidak dikeluarkan maka produksi ASI pun akan berkurang dan menurun. Namun jika Anda memiliki aktifitas kerja yang tinggi, tidak berpuasa terlebih dahulu adalah pilihan yang tepat.

Tetap Rileks

Orang yang sedang menjalankan puasa biasanya tubuh akan mudah lemas, dan hal tersebut adalah wajar. Bagi ibu menyusui tentu akan lebih merasakan tubuh yang lemas dan mudah lelah dibanding orang biasa. Dampaknya tentu pada kualitas ASI yang kurang baik untuk bayi. Untuk itu, ibu menyusui harus sering beristirahat saat sedang berpuasa. Hindari melakukan kegiatan yang membuat cepat lelah. Anda dapat merebahkan tubuh agar tetap rileks serta membuat pikiran tenang.

Puasa tidak akan membahayakan bayi karena ibu akan tetap dapat memproduksi ASI. Namun terdapat beberapa hal penting yang perlu ibu menyusui perhatikan. Di antaranya adalah sebagai berikut.

Hal Penting yang Perlu Diperhatikan

  • Seberapa banyak bayi membutuhkan ASI? Bayi yang kekurangan nutrisi tentu membutuhkan ASI yang lebih banyak. Untuk itu kebutuhan cairan tubuh harus tetap terjaga.
  • Walaupun ibu hamil dapat beradaptasi, namun Anda harus tetap mempersiapkan karena pembentukan ASI tidak hanya diambil dari tubuh, tetapi juga dari cairan agar kuantitas ASI terpenuhi.
  • Ketika berpuasa, tubuh menggunakan cadangan lemak serta asam amino sebagai energi dalam pembentukan ASI. Dengan berkurangnya berat badan ibu, lemak yang digunakan juga berbeda.
  • Rasa haus pada ibu menyusui setelah memberikan ASI pada bayi salah satu petunjuk ibu sudah merasakan dehidrasi. Bila itu terjadi, maka Anda harus pertimbangkan untuk berbuka. Ini untuk menjaga tubuh dan ASI agar tetap berkualitas.
  • Untuk kebutuhan kalori dan cairan tubuh dapat Anda penuhi saat sahur dan berbuka puasa. Anda harus manfaatkan waktu tersebut untuk memenuhi asupan cairan agar tercukupi hingga berbuka puasa.
  • Beberapa mineral zag seng, kalium, dan magnesium akan menurun ketika ibu menyusui. Untuk itu pastikan nutrisi dapat terpenuhi dari mulai sahur hingga berbuka puasa. Namun jika tidak ibu menyusui dapat menambahkan sumplementasi secukupnya.
  • Ciptakan lingkungan yang tetap sejuk serta dingin. Hal ini bertujuan untuk mengurangi penguapan cairan melalui keringat.

Nah itulah beberapa tips berpuasa bagi ibu menyusui. Baca juga artikel terkait mengenai Cara diet ibu menyusui

Loading...