Sehari Setelah Ulang Tahun, Fariz RM Ditangkap Polisi

By Categories : Berita

Diberitakan bahwa musisi dan selebriti tanah air, Fariz Rustam Munaf yang lebih di kenal dengan Fariz RM tertangkap tangan menyimpan heroin, ganja, dan sabu oleh polisi dari Polres Metro Jakarta Selatan, di kediamannya di kawasan Bintaro Jaya, Tangerang Selatan, Selasa (6/1/2015) kira-kira pukul 02.00 WIB. Dalam penangkapan tersebut, polisi mendapati sejumlah barang bukti narkotika, alat isap berupa bong, dan alumunium foil.

Sebelum ini, Fariz pernah berurusan dengan hukum akibat masalah yang sama. Pada dini hari 28 Oktober 2007, Fariz ditahan polisi dalam sebuah razia di Jakarta. Fariz ketika itu ditemukan memiliki satu setengah linting ganja seberat lima gram yang disimpan dalam bungkus rokok. Setelah menjalani tes urine ketika itu, Fariz dinyatakan positif menggunakan ganja dan terancam pelanggaran Undang Undang Narkotika dengan hukuman penjara di atas lima tahun. Namun, Fariz akhirnya divonis delapan bulan penjara potong masa tahanan. Hukuman itu lebih ringan daripada tuntutan jaksa penuntut umum, yaitu satu tahun penjara. Selain itu, Fariz menghabiskan sisa masa hukumannya di Rumah Sakit Melia Cibubur, Jakarta Timur, untuk rehabilitasi.

Kali ini dia kembali tertangkap polisi karena kasus yang sama. Bahkan Fariz tertangkap tepat sehari setelah dirinya berulang tahun ke 56. dalam penangkapan tersebut polisi “mengamankan” sejumlah barang bukti yang terdiri dari satu paket psikotropika jenis heroin, narkotika ganja, beberap alat isap sabu, bong, alumunium foil, korek. Ditemukan (heroin) di saku celana kanan.

Polisi menyatakan, artis musik Fariz Rustam Munaf (56) atau Fariz RM mengaku kepada polisi bahwa ia menggunakan narkotika lantaran merasa terlalu lelah. Namun, menurut polisi, Fariz mengaku bersalah telah menggunakan narkotika. Ketika diperiksa di Mapolres Jakarta Selatan, Fariz dalam kondisi kurang sehat.

Dengan kejadian penangkapan tersebut, sedikit banyak berpengaruh terhadap promosi dan konser album barunya. Produser eksekutif album Fariz RM and Dian PP in Collaboration with… (2014), Seno M Hardjo, mengatakan bahwa pemenuhan kewajiban oleh Fariz Rustam Munaf (56) atau Fariz RM untuk promosi dan konser-konser album tersebut akan terganggu. Meski begitu, Seno menegaskan, promosi dan konser-konser untuk album tersebut akan tetap diadakan tanpa Fariz.

“Konser jadi tanpa beliau. Berikutnya di Hard Rock cafe, Rabu 28 Januari 2015. Itu konser kecil. Berikutnya keliling lima kota di Indonesia, ada Makassar, Surabaya, Jogya, Bandung dan Medan. Dan Mei konser besar di JCC atau Kota Kasablanka,” lanjut Seno. Seno memastikan pula, lagu “Sakura” dan lagu “Barcelona” akan tetap disajikan dalam konser-konser itu tanpa Fariz.