Pengertian Korupsi, Kolusi dan Nepotisme

By Categories : Pendidikan

Pengertian korupsi, kolusi, dan nepotisme memiliki perbedaan yang mendasar. Akhir-akhir ini beberapa media menyoroti kinerja dari KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Korupsi menjadi suatu hal yang dapat merugikan negara sampai miliaran rupiah apalagi jika korupsi dilakukan secara bersamaan oleh pihak tertentu. Lalu pernahkah Anda mendengar KKN? KKN merupakan singkatan dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. Lalu apa pengertian ketiganya? Untuk mengetahui lebih lanjut silahkan simak penjelasannya di bawah ini!

Pengertian Korupsi, Kolusi dan Nepotisme

Berikut Pengertian dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme

Korupsi

Korupsi berasal dari bahasa latin yakni Corruptio yang memiliki arti rusak, busuk, memutarbalikan, menyogok, serta menggoyahkan. Korupsi dilakukan oleh pihak-pihak tertentu dengan menyalahgunakan hak yang bukan mereka miliki. Tindakan memperkaya diri sendiri tersebut dilakukan untuk mendapatkan keuntungan sepihak padahal bukan dari haknya sendiri.

Tindakan korupsi termasuk tindakan melawan hukum yang merugikan dari berbagai pihak seperti merugikan negara dan merugikan orang lain. Oleh sebab itu suatu negara membentuk KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) guna mencegah tindakan korupsi yang banyak dilakukan oleh pegawai untuk berbagai hal termasuk juga penyalahgunaan jabatan resmi guna mendapatkan keuntungan pribadi maupun kelompok.

Oleh sebab itu, bagi oknum yang terbukti melakukan korupsi dengan menyalahgunakan jabatan, menyalahgunakan sarana, kesempatan sebaiknya dikenakan tindak pidana tegas sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan untuk membasmi tindakan yang merugikan berbagai pihak tersebut.

Kolusi

Kolusi juga terjadi di berbagai bidang yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu guna kepentingan mereka bersama. Kolusi sendiri merupakan sebuah tindakan atau perbuatan yang dilakukan dengan cara membuat kesepakatan tersembunyi tanpa diketahui oleh banyak pihak. Kesepakatan yang dilakukan kedua pihak dalam bentuk perjanjian tersebut biasanya diiringi dengan pemberian sejumlah uang, property, fasilitas guna pelincin supaya semua urusan menjadi lebih lancar. Tindakan ini juga bersifat melanggar hukum dengan mengorbankan segalanya demi mendapatkan keuntungan bersama.

Nepotisme

Setelah membahas mengenai korupsi, dan kolusi, berikutnya adalah nepotisme. Nepotisme berasal dari bahasa latin nepos yang memiliki arti “cucu atau keponakan”. Nepotisme lebih memilih saudara, teman akrab berdasarkan hubungan baik oleh pihak tertentu. Sebagai contoh seorang oknum yang memiliki jabatan tinggi mengangkat saudara atau teman sepihak guna mendapatkan suatu pekerjaan bukan dilihat dari kemampuan yang dimiliki.

Nepotisme sudah ada sejak beberapa tahun lalu yang juga terjadi di seluruh dunia. Nepotisme dapat dikatakan juga sebagai tindak pilih kasih tanpa memperdulikan keadilan. Tindakan ini juga merugikan orang lain. Karena secara umum oknum yang berkuasa memiliki kekuasaan untuk memasukkan dengan memilih orang yang dekat dengan mereka seperti saudara dan teman.

Demikianlah tadi pembahasan mengenai pengertian korupsi, kolusi, dan nepotisme yang dapat Anda ketahui. Oleh karena itu praktik seperti KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme) perlu dihilangkan untuk kesejahteraan bersama bukan untuk mengambil keuntungan sepihak yang dilakukan dengan berbagai cara tak benar.

Baca juga artikel mengenai Cara mendidik anak agar pintar dan cerdas.

loading...
terms: nepotisme, kolusi, pengertian kkn, pengertian korupsi kolusi dan nepotisme, korupsi kolusi nepotisme, pengertian korupsi kolusi nepotisme, arti kkn, pengertian kolusi, korupsi kolusi dan nepotisme, apa itu kkn, arti kolusi, pengertian kolusi dan nepotisme