Memahami Etika Profesi Hukum Notaris

By Categories : Pendidikan, Umum

Memahami etika hukum notaris mutlak diperlukan bagi mereka yang memang terjun langsung menjadi seorang notaris. Dalam hal ini, etika profesi ini sering juga disebut sebagai kode etik. Kode etik ini memiliki tujuan agar sang pengemban tugas mampu berpegang teguh terhadap nilai-nilai kode etik jabatan notaris yang sudah ditentukan. Kode etik notaris meliputi banyak hal, diantaranya sebagai berikut

etika-notaris

Seorang notaris wajib memiliki kepribadian yang ditentukan berdasarkan kode etik notaris. Pribadi seorang notaris wajib menjalankan hal-hal berikut :

  • Mampu berbahasa Indonesia dengan baik dan benar
  • Setiap tindakan yang dilakukan selalu dijiwai dengan Pancasila
  • Memegang teguh kode etik jabatan notaris
  • Pembangunan Nasional wajib untuk dijalankan, terutama di bidang hukum
  • Bersikap professional

Dalam melaksanakan tugasnya, seorang notaris wajib menjalankan hal-hal berikut ini,

  • Sadar akan kewajiban tugasnya, berdedikasi tinggi dan bertanggung jawab serta jujur
  • Mampu bekerja baik secara mandiri maupun team
  • Tidak menggunakan jasa perantara
  • Tidak membuka kantor cabang, dan bekerja hanya di satu kantor yang memang telah ditetapkan berdasarkan undang-undang
  • Tidak menggunakan media massa sebagai ajang promosi

Dalam melakukan hubungan dengan para klien, seorang notaris harus berlandaskan,

  • Memberikan layanan yang sebaik-baiknya kepada masyarakat yang membutuhkan jasa notaris
  • Masyarakat yang kurang mampu berhak mendapatkan pelayanan dari notaris, dan notaris wajib untuk melayani masyarakat tersebut
  • Anggota masyarakat wajib mendapatkan penyuluhan hukum dari Notaris agar memahami hak dan kewajiban mereka sepenuhnya

Hubungan notaris dengan sesama rekan notaris wajib berlandaskan hal-hal berikut ini,

  • Saling menghormati dan bertenggang rasa agar suasana kekeluargaan bisa tercipta
  • Bersaing secara sehat dan tidak melakukan tindakan yang bisa memicu perbuatan yang merugikan sesama rekan seprofesi
  • Saling menjaga kehormatan dan meningkatkan rasa solidaritas diantara sesama rekan notaris
  • Menumbuhkan sifat tolong menolong yang bersifat membangun dalam hubungan kerjasama dengan sesama rekan notaris.
  • Memahami etika hukum notaris sangat berpengaruh dalam upaya menjaga kualitas pelayanan yang nantinya akan diberikan kepada masyarakat luas. Hal ini penting karena seorang notaris dianggap menjalankan kekuasaan Negara meskipun hanya sebagian, dan berada di jalur hukum privat. Menjadi seorang notaris bukanlah perkara yang mudah. Diperlukan dedikasi dan loyalitas yang tinggi serta rasa nasionalisme berkebangsaan yang tinggi dalam rangka memajukan masyarakat yang masih buta akan hak dan kewajiban mereka.

Perjuangan yang keras dan tanpa mengenal lelah membuat profesi notaris menjadi salah satu profesi yang tidak semua orang bisa menekuni profesi ini. Apalagi jika orang tersebut tidak memiliki kebijaksanaan yang mumpuni dan hanya memikirkan untung, tentu profesi notaris bukanlah profesi yang layak untuk dipilih olehnya. Hanya bagi mereka yang memang siap terikat dengan komitmen dan memiliki jiwa melayani yang tinggi yang biasanya bisa sukses menjadi seorang notaris. Pelanggaran terhadap kode etik notaris merupakan masalah serius dan bisa berakibat fatal.