Makna dan Sejarah Tahun Baru Imlek

By Categories : Pendidikan

Tahun baru China atau Imlek merupakan hari raya yang paling penting oleh masyarakat China. Di luar China, taun baru ini lebih dikenal dengan nama tahun baru Imlek. Imlek sendiri berasal dari Im yang artinya Bulan dan Lek memiliki arrti penanggalan. Dan berasal dari dialek Hokkian atau mandarinnya Yin Li yang memiliki arti kalender bulan. perayaan tahun baru Imlek berlangsung pada tanggal 1-15 pada bulan ke-1 kalender China menurut perhitungan matahari, bulan, 2 energi yin-yang, astroogi shio, 24 musim, dan 5 unsur.

Perayaan Imlek dilakukan di sebagian negara di dunia oleh Orang China dan keturunan China atau pecinan. Etnis Tionghoa saat ini tersebar hampir diseluruh negara di dunia, salah satunya adalah Indonesia. Bahkan perayaan imlek sudah berakulturasi dengan budaya setempat dengan tradisi imlek yang unik.

Makna dan Sejarah Tahun Baru Imlek

Inilah Makna dan Sejarah Tahun Baru Imlek

Sejarah Imlek

Sebelum Dinasti Qin, tanggal permulaan tahun masih belum jelas. Ada yang beranggapan jika wal tahun bermula pada bulan 1  pada masa Dinasti Xia, bulan 12 pada masa Dinasti Shang, dan bulan 11 pada mesa Dinasti Zhou di China. Bulan kabisat yang dipakai untuk kalender Tionghoa yang sejalan dengan edaran mengelilingi matahari sejak Dinasti Shang. Pada 104 SM, Kaisar Wu memerintahkan jika penetapan bulan 1 merupakan awal tahun hingga sekarang.

Realitas Makna Tahun Baru Imlek

Perayaan Imlek ini awalnya dilakukan oleh para petani China setelah melewati musim dingin sebagai rasa bersyukur untuk permulaan musim beru yang penuh harapan, yaitu musim semi di setiap tahunnya. Perayaan ini dimulai sejak tanggal 30 pada bulan ke-12 dan berakhir pada tanggal 15 bulan pertama (Cap Go Meh). Acara yang dilakukan  biasanya meliputi sembahyang Imlek, sembahyang Thian, dan perayaan Cap Go Meh.

Sembahyang ini bertujuan sebagai rasa syukur supaya pada tahun depan mendapatkan rezeki yang lebih banyak dan, untuk para leluhur dan silaturahmi berama kerabat. Saat itu hari raya Imlek merupakan momen untuk berkumpul seluruh anggota keluarga dalam serahun. Setiap anggota keluarga akan berbagai pengalaman dan berbagai tentang kehidupan selama setahun.  Ini menjadi lebih berarti saat para anggota keluarga dan tetangga saling menjalin kasih dan memulai lembaran baru.

Tahun baru Imlek di Indonesia

Semenjak tahun 1968-1999 perayaan Imlek dilarang untuk dirayakan di tempat umum. Pada masa Orde Baru, semua hal yang berbau Tionghoa dilarang. Mereka hanya bisa merayakan di rumah bersama keluarga secara tertutup. Namun pada saat Abdurahman Wahid (Gusdur) menjabat Presiden, pada tahun 2000 perayaan tahun baru Imlek kembali mendapatkan kebebasan. Masyarakat Tionghoa mendapatkan hari libur fakultatif saat perayaan Imlek. Kemudian saat pemerintahan Presiden Megawati Soekarno Putri pada 2002, perayaan Imlek resmi menjadi hari libur nasional mulai tahun 2003.