Macam-Macam Gangguan Pada Sistem Peredaran Darah

By Categories : Pendidikan

Gangguan yang terjadi pada sistem peredarah darah manusia adalah suatu kelainan atapun penyakit yang terjadi di sirkulasi darah tersebut. Ada beberapa faktor yang menyebabkan hal ini, baik dari faktor internal ataupun eksternal. Faktor internal dapat disebabkan karena kerurunan dari anggota keluarga.

Sistem Peredaran Darah

Sedangkan faktor eksternal dapat disebabkan karena gaya hidup yang tidak sehat dan masih banyak lahi. Sistem sirkulasi darah tersebut sangatlah berguna untuk mengangkut makanan dan zat sisa hasil metabolisme. Perlu Anda ketahui bahwa sistem sirkulasi darah memiliki 3 komponen dasar yaitu darah, jantung dan juga pembuluh darah. Lantas apa saja gangguan yang dapat terjadi pada sistem peredaran darah tersebut? Berikut ulasannya.

Penyakit pada sistem sirkulasi darah manusia

Serangan jantung

Serangan jantung mendadak terjadi karena rusaknya otot jantung yang disebabkan karena kurangnya pasokan darah karena adanya penyumbatan aliran darah yang menuju ke jantung secara mendadak. Serangan jantung sendiri salah satu masalah serius yang dapat menyebabkan kematian. Beberapa gejala serangan jantung yang perlu diketahui adalah jantung berdebar-debar, kelelahan, pusing dan bahkan pingsan.

Anemia

Yang kedua adalah anemia. Anemia adalah penyakit yang disebabkan karena kurangnya hemoglobin dalam eritrosit, kurangnya eritrosit dalam darah dan kurangnya volume darah dalam tubuh. Tak hanya itu saja, anemia juga dapat terjadi pada seseorang yang terluka dan mengeluarkan banyak darah, seperti kecelakaan. Gangguan pada darah yang satu ini juga dapat terjadi karena kurangnya zat besi dalam tubuh ataupun kekurangan vitamin B12.

Hemofilia

Gangguan pada sistem peredaran darah selanjutnya adalah hemofilia. Secara umum hemofilia adalah penyakit yang menyebabkan darah sukar atau  sulit membeku. Sehingga jika penderita hemofilia terluka, maka darah tidak dapat berhenti dan bahkan bisa menyebabkan kematian. Penyakit ini bersifat menurun dan dapat diturunkan oleh anggota keluarga kepada anak-anaknya.

Leukimia

Berikutnya adalah leukimia atau kanker darah. Seseorang yang menderita leukima memiliki kelainan pada pembentukan sel darah putih yang berlebihan. Hal ini menyebabkan sel darah putih tersebut akan memakan sel darah merah (eritrosit) sehingga penderita leukimia akan mengalami anemia berat. Beberapa gejala seseorang mengalami leukima adalah demam, nyeri pada tulang dan sendi, sering berkeringat, penurunan berat badan dan sering mengalami infeksi.

Hipertensi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi ditandai dengan naiknya tekanan darah diatas normal.  Tekanan darah seseorang yang normal berkisar antara 120/80 mmHg. Jika sudah melebihi batas normal tersebut, maka dapat dikatakan bahwa ia sedang terkena hipertensi. Jika tidak segera ditangani tekanan darah tinggi dapat menyebabkan masalah kesehatan lainnya, seperti penyakit jantung, diabetes hingga stroke.

Hipotensi

Berbeda dengan hipertensi, hipotensi adalah tekanan darah darah rendah. Seseorang dikatakan menderita tekanan darah rendah jika tekanan darahnya berada di bawah normal. Beberapa hal yang dapat menyebabkan hal ini adalah adalah dehidrasi ataupun kecelakaan.

Demikianlah ulasan mengenai macam-macam gangguan pada sistem peredaran darah.