Kulkas Tanpa Freon

By Categories : Teknologi

Kulkas atau yang biasa kita ketahui sebagai lemari es ini merupakan sebuah alat yang sangat bermanfaat bagi kita. Khususnya berguna untuk menyimpan makanan dan minuman tertentu agar lebih awet. Dengan adanya kulkas tersebut, makanan-makanan yang tidak termakan kemarin, dapat kita simpan untuk dapat kita konsumsi lagi. Selain itu, yang sering kita lakukan mungkin adalah menyimpan air minum atau buah dan sayur supaya menjadi lebih segar.

kulkas tanpa freon

Selama ini, kita mengenal kulkas ini sebagai sebuah alat yang dapat menjalankan fungsinya dengan sumber energi listrik. Yang kemudian juga menggunakan Freon sebagai alat utama yang digunakan untuk mendinginkan makanan tersebut. Namun ternyata, ada kulkas tanpa Freon yang saat ini tengah dikembangkan oleh para ilmuwan. Seperti apa sih kulkas tanpa Freon tersebut? Tentunya, untuk mendapatkan jawaban lebih lengkap tentang pertanyaan tersebut maka sebaiknya anda membaca ulasan berikut ini dengan seksama.

 

Kulkas tanpa listrik dan Freon ini menghebohkan dunia beberapa waktu belakangan. Dua siswi dari Sekolah menengah Atas Negeri 2 Sekayu, Sumatera Barat yang menjadi sorotan dunia terkait hasil penemuan mereka tentang kulkas tanpa listrik dan Freon hingga mereka memperoleh penghargaan bergengsi tingkat internasional dari Intel ISEF atau Intel science and Engineering fair yang dilaksanakan di Los Angles, Amerika Serikat pada pertengahan bulan Mei yang lalu. Dua siswi berprestasi tersebut adalah Anjani Rahma dan M. azizia syafiq.

Pada ajang tingkat internasional tersebut Anjani Rahma dan Mukhtaza Azizia Syafiq telah menunjukkan kemampuan mereka dalam mengembangkan penelitian dalam menciptakan sebuah kulkas tanpa listrik dan juga tanpa menggunakan Freon. Karya tulis dari dua siswi yang diberi judul “Green Refrigerant Box” tersebut telah mengantarkan mereka untuk memenangi hadiah sebesar 10 ribu dollar AS. Sekaligus menyabet penghargaan Development Focus Awards yang diberikan oleh USAID. Selain itu, kita juga patut memberikan apresasi yang tinggi pada dua putri bangsa tersebut karena mereka juga menyabet juara tiga dalam bidang engeneering: materials dan bioengineering dan berhak atas uang senilai 1000 dollar AS.

Ketika dikonfirmasi mengenai ide pembuatan kulkas tanpa listrik dan Freon tersebut, keduanya menjawab bahwa ide tersebut lahir dari melihat keadaan yang ada di daerah tempat tinggal mereka tepatnya di kabupaten Banyu Asin, Sumatera Barat. Dua siswi itu merasa bahwa tempat tinggalnya kaya akan sumber daya alam buah dan sayuran sehingga mereka melakukan penelitian dan juga pengembangan terhadap kulkas ini, dan jadilah akhirnya mereka memfokuskan pada penggunaan kayu Gelam sebagai sebuah alternatif alat pendingin berupa kulkas yang tanpa harus menggunakan listrik dan Freon. Dalam ujicoba yang dilakukan dengan suhu awal 28 derajat celcius, dengan kurun waktu kira-kira 2 jam 20 menit kulkas ini mampu menurunkan suhu sebesar 5,5 derajat celcius.

Nah, itu tadi sedikit ulasan yang dapat saya sampaikan kepada anda. Semoga dengannya memberikan manfaat untuk menambah pengetahuan yang anda miliki.

terms: kulkas tanpa freon, kulkas non freon, penemuan kulkas tanpa freon green, kulkas yang tidak menggunakan freon, Lemari es tanpa freon