Kelebihan Nitrogen untuk Ban Dibanding Angin Biasa

By Categories : Umum

Saat ini jasa pengisian nitrogen sudah banyak tersedia di berbagai tempat salah satunya di stasiun untuk pengisian bahan bakar umum (SPBU). Saat ini masyarakat sudah banyak menggunakan nitrogen untuk ban kendaraan pribadi mereka. Terdapat banyak kelebihan yang bisa diambil dari menggunakan gas nitrogen untuk ban dibandingkan dengan menggunakan udara biasa yang menggunakan oksigen.

Secara umum ban yang diisi dengan gas nitrogen akan ditandai dengan tutup berwarna hijau yang menjadi ciri khasnya. Dengan begitu ketika akan mengisi nitrogen lagi, petugas sudah mengetahui bahwa ban tersebut sudah menggunakan gas tersebut sebelumnya. Meskipun terpaut harga yang lebih mahal dibandingkan dengan pengisian angin biasa, namun sebagian orang tetap menggunakan dengan alasan banyak keuntungan yang dimiliki.

Nitrogen untuk Ban

Penggunaan nitrogen dan angin yang memanfaatkan oksigen pada prinsipnya sama saja mengingat ban membutuhkan udara di dalamnya. Namun yang membedakan kedua gas tersebut memiliki perbedaan molekul. Nah bagi Anda yang belum mengetahui apa saja kelebihan nitrogen untuk ban dibandingkan oksigen, silahkan ikuti dan simak pembahasannya di bawah ini!

Berikut Kelebihan Nitrogen untuk Ban Dibanding Oksigen

Gas nitrogen memiliki molekul yang lebih besar dibandingkan dengan angin yang menggunakan oksigen biasa. Jika molekul gas tersebut lebih besar maka gaya gesek yang dihasilkan di dalam ban menjadi lebih rendah dibandingkan dengan oksigen. Hal ini mengurangi potensi terjadinya kebocoran pada ban lebih rendah. Selain itu ban juga tidak cepat panas, serta memiliki performa yang lebih stabil. Berbeda dengan pengisian oksigen yang membuat ban cepat panas, dan beresiko ban mengalami kebocoran. Oleh sebab itu pengisian oksigen memerlukan pengecekan lebih sering.

Menggunakan nitrogen lebih irit dalam urusan bahan bakar. Hal ini berdasarkan salah satu riset yang dilakukan oleh Asosiasi Ban di Amerika. 1 dari 5 mobil memiliki tekanan angin kurang ketika digunakan di jalan raya. Hasil riset tersebut juga menyatakan bahwa ban yang menggunakan tekanan yang lebih besar (nitrogen) maka ban tersebut dapat menempel dengan permukaan jalan lebih sempurna. Sehingga membuat bahan bakar lebih irit sebesar 3,3 persen.

Kelebihan nitrogen untuk ban berikutnya adalah kendaraan menjadi lebih mudah ketika dikendalikan. Ini dikarenakan ban dapat menempel pada permukaan jalan lebih sempurna. Selain itu menjadi lebih aman digunakan pada kondisi jalan kering maupun basah karena daya cengkraman ban yang lebih baik.

Kelebihan lainnya adalah membuat kualitas ban lebih awet sampai dengan 25 persen. Hal ini tentunya sangat cocok dengan ban produksi Indonesia, karena rata-rata memberikan garansi selama 3 sampai 5 tahun. Berbeda dengan ban impor dari luar negeri yang memiliki garansi pabrik sampai dengan 10 tahun.

Sifat oksigen yang lembab membuat velg kendaraan yang terbuat dari besi biasa cepat berkarat. Sementara nitrogen tidak mengandung air dan lembab yang membuat velg lebih terawat dan tidak berkarat.

Nah itulah tadi beberapa kelebihan nitrogen untuk ban dibandingkan oksigen. Pengisian nitrogen dicampur dengan oksigen sebenarnya tak masalah, namun hal ini akan mengurangi kualitas dan fungsi dari gas nitrogen. Baca juga artikel mengenai Keuntungan rem cakram dibanding rem tromol.

Loading...