Kehebohan Anggota DPRD DKI Ganti Pelat Mobil Dinas Karena Takut Didemo

By Categories : Berita

Pemprov Jakarta memberikan fasilitas puluhan mobil dinas yang bermerek Toyota Corolla Altis kepada semua anggota DPRD DKI di dalam periode 2014-2019. Mobil dinas yang bermerk sedan berwarna hitam ini diberikan dengan menggunakan pelat merah dengan seri akhirannya PQB yang merupakan sebagai tanda barang milik dinas.  Kebijakan pemberian fasilitas mobil dinas yang diberikan kepada DPRD DKI sempat tidak sesuai dengan niatan Gubenur DKI Jakarta, Basuki Thahaja Purnama atau yang sering dikenal Ahok. “ lebih baik memberikan uang kepada mereka untuk digunakan menyewa mobil sebagai fasilitas mobil dinas, supaya tidak repot lagi dengan biaya perawatannya. “ Kata Basuki Thahaja Purnama, Jum’at( 1/10/2015).

Mobil Dinas

Namun ide yang dilontarkan oleh Ahok tidak terbalaskan. Terlihat pada awal September kemarin, 101 anggota DPRD DKI Jakarta membawa mobil dinas. Hal ini dikarenakan pendapat Ahok sangat bertentangan dengan Permendagri, maka mobil dinas harus tetap di adakan pemprov. “ Semua itu memang sudah rutin,  dengan adanya kemunculan DPRD baru pasti akan disediakan mobil operasional. “Kata Ahok.

Sebulan ini anggota DPRD DKI semua membawa mobil dinas dengan pelat merah. Namun terdapat pemandangan yang aneh dengan pelat mobil dinas yang mulanya berwarna merah kini berubah menjadi hitam. Kenapa bisa terjadi ? Menurut salah satu anggota DPRD DKI memberikan alasan mengapa harus mengganti pelat warna merah dengan warna hitam. Karena ketika saat bekerja atau di jalan mobil pelat merah sering kali menjadi sasaran para demonstran. Dan masih terdapat beberapa pendapat dan faktor lainnya yang menjadi sebuah alasan mereka untuk mengganti pelat warna menjadi hitam.

Setelah itu Gubenur DKI atau Sekda mengirimkan surat ke Kapolda Metro Jaya casu quo Dirintelkam terkait dengan soal permintaan anggota dewan. Permintaan tesebut masih belum diputuskan karena masih melihat sepenting apakah perubahan yang akan dilakukan. “ Jika memang dirasa sangat mendesak makan akan dirintelkam akan melakukan disposisi ke Dirlantas. Hanya perlu diingat ini hanya berlalu pada anggota, mungkin hanya bagi ketua DPRD dan wakilnya tidak serentak.

Keputusan bagi yang setuju, pelat mobil yang berwarna merah atau dinas akan di tahan sementara beserta STNK-nya. “ Setelah kita keluarkan pelat yang berwarna hitam maka pelat warna merah keep. Sistem yang diberlakukan masanya habis dan harus diperpanjang, biasanya itu setahun. Ketika pengajuan perpanjangan terjadi, pada saat itu juga akan ditinjau kembali masih memungkinkan atau tidak, jilka tidak maka akan kembali lagi pada pelat berwarna merah. Jelas Kepala Subdirektorat Pendidikan dan Rakayasa Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKP Ipung Purnomo.

Maka dengan aturan seperti itu, jika diketahui anggota DPRD yang mengganti pelat tanpa mengikuti prosedur di kepolisian. Maka kita akan memberikan sanksi dengan tilang sesuai ketentuannya. Baca juga artikel terkait lainnya Bangun Taman Bermain Anak, Ahok Kesal Warga Tak Mau Merawat.