Jokowi Punya Cara Tersendiri Untuk Cegah Korupsi di Kabinetnya

By Categories : Berita

PostBerita.com – Seperi informasi yang beredar kasus korupsi terus melanda pemerintahan indonesia dan kasus korupsi yang baru-barun ini terjadi adalah kasus korupsi yang melibatkan Jero Wacik, Menteri ESDM yang masuk dalam kabinet pemerintahan Presiden SBY , dan jero wacik resmi menjadi tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Jokowi1

Menurut Presiden terpilih Joko Widodo atau Jokowi terlibatnya menteri dalam kasus korupsi dikarenakan sistem yang ada saat ini masih memberi peluang bagi seorang pejabat untuk melakukan tindak korupsi.

“Untuk itu sistem diperbaiki. Ruang-ruang untuk berbuat menyimpang itu harus ditutup. Itu membangun sistem,” ujar Jokowi seperti di kutip liputan6.com di Balaikota DKI Jakarta, Kamis 4/9/2014

Menurut Jokowi, upaya untuk menutup celah korupsi, telah ia lakukan selama 2 tahun menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta. dan salah satunya dengan menerapkan sistem elektronik dalam setiap transaksi di pemerintahan.

“Ya itu dengan E (elektronik), kita lakukan, kita mulai itu, e-budgeting, e-catalog, e-audit, pajak online. Itu kan terus mengurangi peluang untuk bermain-main. Plus law enforcement-nya harus benar,” ucap Jokowi.

Selain sistem yang harus diperbaiki, menurut Jokowi, satu hal yang terpenting adalah rekam jejak dan integritas sosok calon menteri tersebut. Dalam memilih para pembantunya, Jokowi mengaku sangat memperhatikan kepribadian, integritas, dan rekam jejak sosok tersebut.

“Di depan, saya sampaikan bolak balik yang memilih menteri itu harus yang mempunyai karakter kuat, integritas yang bagus dan kemampuan manajerial yang kuat,” ujar Jokowi

Sementara itu, siang tadi, situs www.kabinetrakyat.org ‎melaporkan hasil polling nama-nama kandidat calon menteri Jokowi-JK yang dihimpun dari masyarakat melalui akun media sosial Facebook ke Jokowi.

Dari hasil polling yang ‎dimulai sejak 27 Juli 2014 pukul 03.00 WIB hingga 4 September 2014 pukul 00.01 WIB, memilih 42 kandidat menteri yang layak mendampingi Jokowi-JK.‎