Jenis Tanaman Obat dan Khasiatnya

By Categories : Kesehatan

Jenis tanaman obat sebenarnya ada banyak sekali. Hanya saja belum banyak orang yang mengetahui hal ini. Nah apakah Anda salah satu orang yang memanfaatkan tanaman herbal sebagai salah satu obat tradisional untuk mengobati suatu penyakit? Jika iya, Anda tak perlu khawatir, sebab kali ini akan membahas mengenai hal tersebut. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini.

Seperti yang kita ketahui Indonesia merupakan negara agraris yang kaya dengan rempah-rempah dan berbagai jenis tanaman lainnya. Hingga saat ini banyak sekali orang yang menggunakan tanaman herbal atau tanaman obat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Hal ini dikarenakan tanaman obat memiliki khasiat yang lebih baik dan tidak memiliki efek samping jika dibandingkan  dengan obat-obatan kimia yang banyak dijual di pasaran.  Bagi Anda yang belum mengetahuinya, berikut adalah jenis tanaman  dan khasiatnya yang dapat Anda manfaatkan.jenis-tanaman-obat

Macam-macam tanaman obat dan manfaatnya

Mengkudu

Meskipun memiliki nama yang berbeda di setiap daerah, akan tetapi mengkudu memiliki khasiat yang sama untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Salah satu manfaat mengkudu untuk kesehatan adalah berguna untuk menjaga kesehatan jantung. Seseorang yang mengonsumsi mengkudu secara rutin dapat menurunkan resiko terkena jantung koroner jika dibandingkan dengan seseorang yang tidak pernah mengonsumsinya. Selain jantung, mengkudu juga sangat ampuh untuk mengatasi hipertensi, diabetes dan lainnya.

Temulawak

Hampir semua orang mengetahui manfaat dari tanaman obat yang satu ini. Temulawak kaya akan kurkumin yang memiliki sifat anti inflamasi ataupun anti keracunan empedu. Tak hanya itu saja, temulawak juga merupakan jenis obat herbal yang dapat mengobati penyakit hepatitis B, yang merupakan faktor utama penyebab penyakit kanker hati.

Daun cincau

Cincau tak hanya nikmat ketika dimanfaatkan sebagai es. Akan tetapi cincau merupakan jenis tanaman obat yang sangat ampuh untuk mengatasi penyakit. Hal ini dikarenakan cincau kaya akan lemak, flavonoid. Karbohidrat, polifenol dan juga saponin. Penyakit yang dapat diobati menggunakan cincau adalah asam lambung. Cara memanfaatkannya pun sangat mudah, yaitu ambil satu genggam  daun cincau, kemudian remas dan tumbuk hingga halus. Tambahkan segelas air lalu saring dan peras. Diamkan hingga mengental. Kemudian minumlah ramuan ini  secara rutin sehari 3 kali.

Daun dewa

Selanjutnya adalah daun dewa. Sejak zaman dulu, daun dewa memang sudah dipercaya dapat menyembuhkan segala macam penyakit. kandungan saponin, minyak atsiri dan zat lainnya sangat ampuh untuk mengatasi dan mencegah stroke. Selain itu, daun dewa juga sering dimanfaatkan untuk mengobati luka memar dan hipertensi.

Seledri

Mungkin tanaman obat yang satu ini sudah tidak asing bagi kita, karena seledri sering kita jumpai. Seledri biasanya digunakan sebagai penyedap masakan alami. Namun tak hanya itu saja manfaat seledri, kandungan kalsium, fosfor dan nutrisi lainnya pada seledri juga berguna untuk menjaga kesehatan tubuh, salah satunya yaitu dapat digunakan sebagai obat asam urat alami. Caranya, rebus beberapa seledri  hingga mendidih kemudian minumlah setiap pagi setelah sarapan.

Jarak

Jenis tanaman obat selanjutnya adalah jarak. Tanaman jarak yang biasa digunakan untuk obat adalah bijinya. Biji jarak  banyak digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit, seperti hernia, rematik, TBC, kanker rahim dan penyakit lainnya. Dalam meminum ramuan dari biji jarak sebaiknya hati-hati, karena terlalu berlebihan dalam mengonsumsinya dapat menyebabkan keracunan.

Jinten hitam

Berikutnya adalah jinten hitam. Umumnya jinten hitam atau habatusauda digunakan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Seperti dikutip dari publikasi Balai Besar Litbang Tanaman Obat dan Obat Tradisional, Kementrian Kesehatan, jinten hitam mengandung margarat, behenat, miristoleat, miristat hingga asam lignoserat.

Selain itu jinten hitam juga bagus untuk meningkatkan imunitas seseorang yang sering terkena tifus dan  untuk mengobati infeksi pencernaan. Jinten hitam juga mengandung antioksidan tinggi, bersifat antivirus serta anti kanker. Manfaat jinten hitam lainnya adalah untuk membantu melindungi sistem pernapasan, meningkatkan fungsi otak, mengatasi insomnia hingga stres.

Meniran

Meniran termasuk tanaman liar yang banyak ditemukan di ladang, tanah berbatu dan hutan lembab. Perlu Anda ketahui bahwa ekstrak meniran telah teruri secara klinis sebagai imunomodulator atau untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Dalam akar dan daun meniran ternyata juga banyak mengandung senyawa flavonoid yang dapat mencegah penyakit kanker. Meniran juga dapat digunakan untuk membantu mengobati malaria, sariawan, batu ginjal hingga meredakan infeksi atau radang kandung kemih dan saluran kencing.

Kayu Manis

Yang terakhir adalah kayu manis. Kayu manis sudah sangat populer sebagai rempah-rempah yang sering digunakan sebagai bumbu masak. Bahan yang digunakan adalah kulit batang kayu karena kulit batang tersebut mengandung trans-cynamaldehide.

Selain dimanfaatkan sebagai rempah-rempah, kayu manis selama ini dikenal untuk membantu menyeimbangkan kadar gula darah bagi pasien diabetes. Kayu manis juga dipercaya dapat menurunkan tekanan darah tinggi, menghangatkan badan dan melancarkan sirkulasi darah. Mengingat banyaknya manfaat yang ada pada kayu manis, seharusnya masyarakat bisa memanfaatkan tanaman herbal ini sebagai obat tradisional dengan baik.

Nah itulah beberapa jenis tanaman obat dan khasiatnya.