Jenis Kucing Persia yang Paling Populer di Indonesia

By Categories : Umum

Jika dibandingkan kucing lainnya, kucing persia merupakan salah satu jenis kucing peliharaan paling populer di Indonesia. Hingga saat ini kucing persia juga masih banyak peminatnnya. Kucing yang memiliki kemampuan hidup antara 10 hingga 15 tahun ini memang memiliki penampilan yang lucu dan unik. Dan tak jarang banyak orang menganggap kucing ini mirip boneka.

Cara Merawat Kucing Persia Untuk Pemula

Namun tak hanya itu saja, selain memiliki penampilan yang lucu dan unik, cara merawat kucing persia pun tergolong mudah.  Hal inilah yang membuat para penggemar kucing tidak berfikir dua kali untuk merawat kucing persia. Namun tahukah Anda bahwa kucing persia juga memiliki beberapa jenis. Penasaran kan? Simak penjelasan lengkap tentang jenis kucing persia berikut ini.

Inilah macam-macam kucing persia yang digemari di Indonesia

Kucing persia peaknose

Yang pertama adalah kucing persia peaknose. Jika dibandingkan dengan jenis kucing lain, kucing persia peaknose memiliki popularitas yang lebih tinggi. Sifatnya yang tenang menjadikan kucing ini sangat cocok dipelihara di dalam rumah. Hidung dari kucing ini juga sangatlah pesek, bahkan semakin pesek hidungnya akan semakin mahal pula harganya.  Untuk harganya sendiri pun  bisa mencapai 3 hingga 5 jutaan.

Kucing persia himalaya

Yang kedua adalah kucing persia himalaya. Kucing ini juga dikenal dengan kucing berpola colopoint, yang artinya adalah jenis ras kucing yang tubuhnya merupakan perpaduan dari kucing persia dan kucing siam. Kucing persia himalaya juga paling mudah dikenali jika dibandingkan dengan jenis kucing lainnya. Ciri yang paling menonjol dari kucing ini adalah adanya warna hitam hanya pada hidung, telinga, ekor, ujung-ujung kaki dan kuping. Selain itu, warnanya putih semua.

Kucing persia flatnose

Jenis kucing persia selanjutnya adalah kucing persia flatnose. Nama flatnose pun diambil karena hidungnya yang sangat pesek. Namun kondisi  hidung pesek itulah yang membuat kucing ini menjadi lebih lucu dan pastinya digemari oleh penggemar kucing . Jika dilihat sekilas, kucing persia flatnose hampir mirip seperti kucing persia peaknose. Namun Anda jangan khawatir, karena kucing persia flatnose memiliki hidung yang sedikit lebih mancung dibandingkan dengan kucing persia peaknose.

Kucing persia medium

Pada umumnya kucing persia memiliki hidung yang pesek, akan tetapi kucing persia medium memiliki hidung yang agak mancung. Sedangkan untuk bulunya sendiri kucing persia jenis ini ada dua macam yaitu ada yang berbulu panjang dan ada juga yang berbulu pendek. Untuk harganya pun relatif terjangkau dan pas di kantong.

Cara Merawat Kucing Persia Untuk Pemula

Jika Anda memutuskan untuk merawat kucing perisa di rumah tentu Anda juga harus berkomitmen untuk merawatnya dengan rutin setiap hari. Sebenarnya perawatan kucing persia tidak terlalu sulit. Anda hanya cukup memberikan perhatian lebih dan terus memperhatikannya. Berikut beberapa hal yang perlu Anda lakukan dalam perawatan harian kucing persia .

  1. Jaga kebersihan kandang dan bak pasir

Anda dapat membersihkan kandang kucing persia dengan menggunakan cairan pembersih. Cara pemakaiannya adalah dengan disemprot ke seluruh area kandang kemudian Anda pel hingga bersih. Biarkan kandang kering sebelum kucing di masukan ke dalam kandang. Setelah itu Anda dapat mengecek bak pasir. Jenis kucing persia biasanya akan mengubur kotorannya sendiri. Biasanya untuk kucing yang sehat akan buang air besar setap hari dengan intensitas normal. Untuk itu, Anda disaranakan untuk menyediakan satu bak pasir untuk satu kucing.

  1. Cek suhu dan kelembaban ruangan

Cara merawat jenis kucing persia selanjuntya adalah dengan memperhatikan suhu kelembaban ruangan. Hal ini penting karena akan berpengaruh dengan ksehatan kucing. Terutaman kucing persia yang memiliki bulu panjang. Kucing persia berbulu panjang membutuhkan suhu yang dingin untuk membantu buku tumbuh maksimal. Selain itu, kelembaban ideal akan membantu membunuh bakteri-bakteri  yang berada di dalam ruangan. Anda dapat mengontrol suhu ruangan berkisar 20-24 derajat celcius dengan kelembaban 40%-50%.

  1. Perhatikan makanan dan minuman kucing

Anda dapat mengganti setiap hari tempat makan dan minuman kucing agar kondisi selalu bersih. Hal ini bertujuan untuk mencegah kucing terkena diare. Obesitas pada kucing juga dapat dihindari dengan memberikan takaran makanan yang tepat. Biasanya kucing memiliki pola makan yang sedikit namun berulang kali. Jadi Anda lebih baik tidak langsung memberi makanan kucing dalam porsi banyak sekaligus. Jika pakan kering yang cenderung lembab maka tidak terlalu disukai kucing. Jenis kucing persia lebih memilih makanan segar, kering, dan berbau harum, dengan mengandalkan indra penciumannya.

Nah itulah beberapa jenis kucing persia paling populer di Indonesia dan tips untuk merawatnya. Untuk harganya sendiri pasti akan berbanding lurus dengan popularitas dari kucing itu sendiri. Diantara ke empat jenis tersebut kucing persia jenis peaknose lah yang memiliki peminat yang cukup tinggi.

Baca juga  cara merawat kucing Maine Coon yang tepat dan benar.