Jadi Jutawan Dengan Budidaya Jahe Merah

By Categories : Bisnis

Jahe merupakan tanaman yang populer di Indonesia yang biasa digunakan sebagai penghangat badan. Beberapa minuman penghangat badan seperti skoteng, bandrek atau wedang dapat dengan mudah dijumpai di setiap daerah di Indonesia. Minuman tersebut biasanya dijual oleh para penjual keliling. Selain dijadikan minuman penghangat badan, jahe juga biasa digunakan untuk obat herbal, antioksidan alami, pencegah obesitas, melancarkan aliran darah, dan obat kolesterol.

Budidaya Jahe Merah

Tingginya permintaan pasar membuat budidaya jahe merah menjadi salah satu peluang usaha yang menjanjikan. Faktor lainnya karena tanaman ini mampu tumbuh pada ketinggian 0-2.000 mdpl dan teknik budidayanya cenderung mudah, yakni dengan menggunakan media tanam seperti polybag ataupun karung. Sehingga Anda tidak membutuhkan tanah yang luas. Faktor lain yang menguntungkan adalah harga jual jahe merah sesuai dengan perkembangan pasar yang masih memiliki nilai ekonomis. Apalagi jika Anda dapat mengolahnya untuk dijadikan serbuk jahe dan guala, harganya tentu akan lebih tinggi. Dan faktor terakhir adalah biaya yang dikeluarkan cukup murah, yaitu hanya mmepersiapkan karung atau polybag, tanah, bibit, dan pemeliharan yang tidak memerlukan biaya besar.

Teknis budidaya jahe merah

Setelah mengetahui peluang dari bisnis jahe merah ini, Anda juga harus mengetahui teknis untuk budidayanya. Banyak pola tanam yang bisa Anda gunakan, salah satunya adalah pola HCS. Untuk budidaya jahe merah menggunakan pola tanam ini ada hal yang harus diperhatikan terlebih dahulu, antara lain :

  • Tanaman jahe memrlukan iklim curah hujan antara 2.500-4000 mm/tahun.
  • Pada usia 2-7 bulan diperlukan sinar matahari, artinya harus berada di tempat terbuka.
  • Suhu udara berkisar 20-35 derajat celcius
  • Tumbuh baik pada tanah yang gembur dan subur, serta mengandung humus.

Hal yang perlu dilakukan pertama dalam budidaya jahe merah adalah mempersiapkan bibit jaje untuk ditanam. Bibit jahe akan siap tanam jika sudah bertunas 5-10 cm. Setelha itu Anda dapat menanamnya di polybag atau karung berukuran 40 x 100 cm dengan jumlah terserah Anda. Kemudian sediakan tanah dan pupuk bokashi. Campuran tanah dengan bokashi dengan perbandingan 3:1.

Tahapan perawatan budidaya jahe merah meliputi penyiraman, pemberian pupuk, dan penanggulangan penyakit. Ratio penanaman jahe dapat berlangsung antara 8-10 bulan, dengan pola tanam tersebut hasil panen per karung dapat mencapai minimal 10 kg.

Analisa ekonomi budidaya jahe merah

Biaya yang dikeluarkan untuk membeli perlengkapan, bibit, dan pupuk hingga panen mencapai Rp 960.000. Sedangkan jika Anda memiliki 100 karung dengan minimal panen 10 kg per karung maka selama 8-10 bulan Anda akan menghasilkan 1000 kg jahe merah. Harga per kilogram jahe merah paling rendah saat ini adalah Rp 10.000. jadi penghasilan budidaya jahe merah Anda Rp 10.000.000 dalam sekali panen.

Nilai tersebut tentunya dapat berubah sewaktu-waktu tergantung perkembangan budidaya jahe merah yang Anda jalani.

loading...