ISIS Menyandra Wanita Yazidi Untuk diNikahi?

By Categories : Berita

ISIS yang di tuding sebagai sebuah gerakan islam radikal yang samapai saat ini masih menuai kontroversi, banyak pihak Pro, kontra atas keberadaan ISIS tersebut. Di indonesia sendiri dengan tegas pemerintah menolak paham ISIS berkembang di indonesia,“Paham ISIS bertentangan dengan jati diri kita,” seperti yang di smapikan presiden sby paska sidang bersama Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Daerah, Jumat 15 Agustus 2014.

Kabar tentang ISIS terus berkembang dan yang paling baru sperti yang di lansir okezone ISIS dikabrkan menculik sekira 300 perempuan dari etnis Yazidi. dari kejadian tersebut dikhawatirkan mereka yang diculik itu akan digunakan untuk mematahkan garis darah dari sekte kuno tersebut.

Sebagai sebuah kelompok minoritas yang berada di Irak aslinya merupakan bagian dari ras Arya. mereka memiliki ciri ciri bermata biru dan berambut pirang, kelompok minoritas tersebut mempertahankan garis darahnya dengan menikahi seseorang di komunitas itu sendiri.

Namun setelah diculiknya 300 perempuan Yazidi ini timbul kekawatiran, sesuatu mengerikan di balik semua kejadian ini karena sebelumnya kelompok ISIS menyatakan bersumpah untuk menghamili perempuan yang mereka berhasil sandera, dugaan akan hal tersebut di peroleh dari seorang keterangan warga yazidi yang berhasil menyelamatkan diri bersama sekira 45 ribu pengungsi yazidi lainya berhasil menyelamatkan diri setelah Amerika Serikat melakukan serangan terhadap kelompok ISIS dengan dibantu milisi Kurdi.

Menurut seorang ketua Kurdi Hosyar Zebari mengatakan alasan ISIS menyandra prempuan yazidi tersebut untuk dinikahi. “Banyak dari prajurit ISIS berasal dari tempat asing dan tidak memiliki istri. Jadi mereka mencari perempuan yang mereka sunting sebagai istri,” ujar Zebari.