Inilah Penyebab Kolik Pada Bayi dan Cara Mengatasinya

By Categories : Kesehatan

Setiap orang tua tentu saja ingin memiliki bayi yang sehat dengan tumbuh kembang maksimal. Orang tua pastinya tidak tahan jika menghadapi bayinya yang sedang menangis. Salah satu hal yang seringkali membuat bayi menangis hebat dengan kaki terangkat adalah kolik. Kolik sendiri merupakan sindrom nyeri perut yang disebabkan oleh gangguan pada alat pencernaan di dalam rongga perut. Biasanya seorang bayi yang berusia 3 hingga 4 bulan sangat rentan terhadap hal yang satu ini. Lantas apa penyebab kolik pada bayi dan bagaimana cara mengatasinya? Untuk lebih jelasnya, berikut ulasannya.

Inilah Penyebab Kolik Pada Bayi dan Cara Mengatasinya

Inilah penyebab kolik pada bayi dan cara menyikapinya

Stres dan merokok

Tahukah Anda ibu yang stres dan seringkali merokok saat hamil diduga memiliki resiko yang lebih besar bayi mengalami kolik yang terlalu sering. Oleh karena ibu ibu hamil sebaiknya menjalani pola hidup yang sehat, mengonsumsi makanan dan buah yang baik untuk ibu hamil, berolahraga dan tentunya menjauhi rokok.

Mikroorganisme

Kolik pada si kecil juga dapat disebabkan karena mikroorganisme dalam usus. Beberapa penelitian juga menemukan, bayi yang mengalami kolik memiliki karakteristik pola mikroorganisme usus yang berbeda. Jika kolik pada si kecil disebabkan olah perbedaan pola mikroorganisme dalam usus, peradangan pada lambung, banyaknya gas dalam perut serta intoleransi laktosa, beberapa pakar kesehatan menganjurkan untuk memberikannya probiotik. Probiotik tersebut sangat bermanfaat untuk menunjang kesehatan pencernaan bayi. Terutama probiotik Lactobacilus acidophilus atau Lactobalilus reuteri.

Tidak disendawakan

Sepele memang, akan tetapi tidak disedawakan juga merupakan salah satu penyebab kolik pada bayi. Gas-gas yang menumpuk dalam perut dapat disebabkan oleh posisi menyusui yang tidak tepat dan bayi tidak disendawakan dengan baik. sehingga hal tersebut dapat membuat perut bayi menjadi kembung yang pada akhirnya dapat menyebabkan kolik. Oleh karena itu, setelah menyusui pastikan Anda menyendawakannya dengan cara mengendong bayi di pundak dengan wajah menghadap ke belakang dan jangan lupa untuk menepuk-nepuk punggung bayi.

Susu dan olahannya

Selanjutnya juga dapat disebabkan karena susu serta olahannya. Sebuah penelitian yang dilakukan di Brown University, Amerika Serikat hampir separuh bayi mengalami kolik dikarenakan memiliki reflux gastroesophageal. Refluk sendiri merupakan reaksi asam lambung yang berulang dan menyebabkan masalah pencernaan bayi yang biasanya disebabkan oleh intoleransi laktosa karena mengonsumsi susu sapi. Untuk mengatasinya, ketika bayi kolik para ibu dianjurkan untuk menghindari semua jenis produk olahan susu dari daftar makanannya. Setelah itu, Anda diwajibkan untuk  mencatat semua perubahan yang ada. Jika produk olahan susu sebagai penyebabnya, maka kolik akan benar-benar hingga dalam waktu kurang lebih seminggu.

Nah itulah beberapa penyebab kolik pada bayi dan cara mengatasinya.

Baca juga artikel terkait lainnya inilah penyebab gumoh pada bayi dan cara mengatasinya.

Loading...