Inilah Pengertian dan Bagian Sistem Ekskresi Pada Manusia

By Categories : Pendidikan

Sistem ekskresi pada manusia merupakan salah satu materi SMA pada mata pelajaran biologi pada siswa kelas 11. Pada materi ini setiapsiswa diharapkan mengetahui apa saja organ atau bagian tubuh manusia yang menjadi sistem ekskresi. Nah untuk mengetahui hal tersebut simaklah ulasan di bawah ini. Karena kali ini akan membahas mengenai materi sistem ekskresi manusia.

Sebelum membahas hal tersebut, apa yang dimaksud dengan sistem ekskresi? Ekskresi adalah proses pengeluaran zat sisa metabolisme baik berupa zat cair ataupun gas. Zat seperti urine, keringat, karbon dioksida dan empedu harus dikeluarkan dari dalam tubuh.  Sebab tubuh tidak membutuhkannya lagi dan jika tidak dikeluarkan maka zat tersebut dapat menganggu dan bahkan meracuni tubuh.

Selain ekskresi ada juga defekasi dan sekresi. Untuk defekasi adalah pengeluaran zat sisa hasil proses pencernaan yang berupa feses melalui anus. Dan sedangkan sekresi adalah pengeluaran oleh sel dan kelenjar yang berupa getah. Berbeda dengan ekskresi yang sudah dibutuhkan tubuh, sekresi masih digunakan oleh tubuh untuk proses lainnya seperti hormon dan enzim.

Sudahkah Anda mengerti apa itu ekskresi? Nah jika belum coba perhatikan keadaan tubuh Anda. Apakah Anda pernah merasa haus setelah olahraga dan setelah berjalan di area yang sangat terik? Ya, pastinya kita mengalami hal tersebut. Hal ini terjadi karena tubuh telah kehilangan banyak cairan atau keringat. Seperti yang kita ketahui keringat sudah tidak dibutuhkan oleh tubuh karena keringat tersebut merupakan sisa dari metabolisme.

Manusia sendiri memiliki sistem eksresi yang cukup kompleks. Nah apa saja sistem ekskresi manusia? Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini.sistem-ekskresi-pada-manusia

Sistem Ekskresi Manusia Paling Lengkap

Ginjal

Yang pertama adalah ginjal. Setiap hari kita akan mengeluarkan sisa metabolisme dalam bentuk cairan. Proses tersebut adalah buang air kecil yang mengeluarkan urine atau air seni. Dan urine dapat dihasilkan melalui proses urinaria dan organ utama dari hal ini adalah ginjal.

Baca juga inilah pengertian serta pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan

Selain memproduksi urine, fungsi utama ginjal adalah mempertahankan dan mengatur keseimbangan air dalam tubuh, menjaga tekanan osmosis dengan cara mengatur konsentrasi garam dalam tubuh serta mempertahankan keseimbangan asam basa dengan cara mengeluarkan kelebihan asam atau basa melalui urine.

Dan proses pembentukan urine sendiri terjadi di salah satu bagian ginjal yang disebut dengan nefron dan pembentukannya terjadi dalam 3 proses yaitu filtrasi, reabsorbsi dan sekresi.

Kulit

Tak hanya ginjal saja, kulit juga merupakan sistem ekskresi manusia yang dalam kajian ekskresi kulit berfungsi untuk mengeluarkan sisa metabolisme tubuh dalam bentuk keringat.  Selain itu, kulit manusia juga memiliki fungsi lainnya, seperti tempat sintesis vitamin D,  melindungi jaringan yang ada di bawahnya dan pengatur suhu tubuh.

Kulit manusia sendiri tersusun menjadi dua lapisan jaringan yaitu bagian epidermis dan dermis. Epidermis tersusun atas lapisan sel-sel epitel. Dan jika rusak bisa diganti dengan sel epitel yang baru. Sedangkan dermis tersusun dari jaringan ikat seperti jaringan lemak. Selain terdapat folikel rambut yang dapat menghasilkan rambut, di jaringan dermis juga terdapat kelenjar minyak, kelenjar keringat, pembuluh darah dan ujung-ujung saraf.

Paru-paru

Sistem eksresi manusia selanjutnya adalah paru-paru. Umumnya paru-par berfungsi sebagai alat pernapasan manusia. Ya, pada sistem pernapasan, organ tubuh yang satu ini berfungsi untuk menarik oksigen (O2) dari astmosfer ke dalam tubuh dan mengeluarkan karbon dioksida (CO2) dari darah ke luar tubuh. Paru-paru sebagai organ ekskresi manusia karena organ tubuh ini berfungsi untuk mengeluarkan uap air dan karbon dioksida hasil metabolisme sel-sel tubuh.

Hati

Dan yang terakhir adalah hati. Organ yang terletak di sebelah kanan atas rongga perut di bawah diafragma ini memiliki beberapa fungsi, seperti pusat penetralan zat-zat beracun, memperoduksi protein plasma, pusat metabolisme lemak, protein dan karbohidrat serta penyimpanan berbagai zat.

Lalu apa fungsi hati dalam proses ekskresi? Dalam proses ini hati berguna untuk menghasilkan cairan empedu. Cairan empedu sendiri mengandung beberapa zat seperti kolesterol, garam-garam empedu, pigmen empedu atau bilirubin, mineral dan air.

Bagi Anda yang belum mengetahui apa itu bilirubin, bilirubin adalah hasil perombakan hemoglobin darah yang berlangsung di dalam hati. Hemoglobin yang rusak akan dipecah menjadi heme, globin serta zat besi. Zat besi dan globin akan digunakan kembali oleh tubuh. sedangkan heme akan diubah menjadi bilirubin.

Di dalam hati, bilirubin tersebut akan diubah menjadi urobilin yang akan diserap oleh usus. Urobilin tersebut akan diekskresikan oleh ginjal di dalam urine. Dan perlu diketahui pula bahwa urobilin juga berfungsi untuk memberikan warna kuning pada urine, sedangkan bilirubin akan memberikan warna kuning pada feses.

Baca juga pengertian dan perbedaan xilem dan floem

Nah itulah beberapa bagian sistem ekskresi pada manusia.