Inilah Faktor Pembekuan Darah Lengkap dengan Fungsinya

By Categories : Pendidikan

Pembekuan darah merupakan salah satu hal yang sangat membahayakan dan menakutkan. Hal ini karena pembekuan darah dapat menyebabkan kematian. Tentu saja setiap orang tidak ingin  mengalami hal yang satu ini. Umumnya ada beberapa jenis pembekuan darah, yang pertama adalah pembekuan darah yang terbentuk di vena dalam bagian tubuh, seperti di bagian kaki yang dapat memicu deep vein thrombosis (DVT). DVT merupakan jenis pembekuan darah yang dapat terlepas dan berjalan ke paru. Sehingga hal ini dapat menyebabkan embolisme paru (PE) dan dapat memicu kematian.

Beberapa faktor paling umum yang dapat meningkatkan resiko terjadinya pembekuan darah yaitu duduk terlalu lama, tinggi dan berat badan tidak ideal, kanker, merokok, riwayat keluarga, kehamilan, memiliki irama jantung tidak teratur hingga karena pil KB. Lantas apa saja faktor pembekuan darah? Berikut ulasannya lengkap dengan fungsinya.

faktor pembekuan darah

Inilah faktor koagulasi yang perlu diketahui

Faktor I: Fibrinogen

Fibrinogen adalah salah satu protein yang disintesis oleh hati yang merupakan reaktan fase akut yang berbentuk globulin beta. Fungsi dari fibrinogen sendiri adalah untuk membantu proses hemostatis dan akan dibuah menjadi fibrin.

Faktor II: Protombin

Protombin adalah sejenis glikoprotein yang disimpan dan dibentuk di dalam hati. Dalam proses pembekuan darah protombin berperan sebagai protein plasma yang disintesis dalam hati yang pada akhirnya akan diubah menjadi thrombin.

Faktor III: Trombokinase

Faktor pembekuan darah selanjutnya adalah trombokinase. Trokmbokinase juga seringkali disebut secara keliru sebagai tromboplastin. Trombokinase adalah protein kompleks yang berfungsi sebagai katalis yang memicu proses koagulasi untuk membentuk trombin.

Faktor IV: Kalsium

Elemen kima yang memiliki simbol Ca ini merupakan salah satu logam alkali tanah yang berfungsi untuk menormalkan tekanan darah, mengaktifkan saraf, melenturkan otot serta dapat melancarkan peredaran darah.

Faktor V: Proakselerin

Berikutnya adalah proakselerin. Dalam pembekuan darah proakselerin berguna untuk mempercepat proses konversi protombin menjadi trombin.

Faktor VI (sudah tidak digunakan lagi)

Faktor VII: Prokonvertin

Prokonvertin adalah sebuah enzim yang meningkatkan laju konversi protombin menjadi trombin dengan baktuan faktor II, IV dan juga V. Enzim ini diproduksi oleh kati dengan bantuan stimulasi vitamin K.

Faktor VIII: Plasmokinin

Faktor pembekuan darah berikutnya adalah plasmokinin. Dalam proses pembekuan darah plasmokinin merupakan kofaktor bagi faktor IXa yang membentuk kompleks protein  saat distimulasi oleh fosfolipid.

Faktor IX: Protomboplastin Beta

Protomboplastin beta adalah sejenis glikoprotein dengan rantai tunggal yang disintesis oleh hepatosit sebagai protein prekusor.

Faktor X: Protombinase

Protombinasi atau FX merupakan enzim yang utama pada lintasan koagulasi yang berujung pada pembentukan trombus.

Faktor XI: Faktor PTA

Faktor pembekuan darah berikutnya adalah faktor PTA. Faktor PTA adalah zimogen dari jenis serina protease yang merupakan prekursor dari faktor Xia yang disekresi ke dalam sirkulasi darah untuk mengaktivasi plasma tromboplastin intrinsik.

Faktor XII: Faktor Hageman

Faktor hageman adalah faktor koagulasi yang beredar dalam sirkulasi darah dalam bentuk zimogen. Yang pada akhirnya akan dikonversi menjadi serina protease.

Faktor XIII: Fibrinase

Berguna untuk hubungan silang filamen-filamen fibrin.

Demikianlah ulasan mengenai faktor pembekuan darah lengkap dengan fungsinya.

Baca juga artikel terkait lainnya inilah pengertian dan perbedaan DNA dan RNA.

terms: Obat fibrinase, fibrinase obat apa, fibrinase obat untuk apa, fibrinase tablet obat untuk apa, fibrinase untuk