Inilah Ciri dan Cara Mengobati Psoriasis Paling Lengkap

By Categories : Kesehatan

Mengetahui ciri dan cara mengobati psoriasis adalah hal yang paling tepat untuk terhindar dari jenis penyakit kulit yang satu ini. Nah bagi Anda yang tidak ingin terserang penyakit ini, simak saja ulasan artikel berikut. Sebab kali ini akan membahas mengenai ciri penyakit psoriasis lengkap dengan terapi untuk mengobatinya. Untuk lebih jelasnya, berikut ulasannya.

Siapa yang tidak tahu penyakit psoriasis? Untuk orang awam mungkin penyakit kulit ini belum banyak diketahui. Lantas apa itu psoriasis? Psoriasis adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh autoimun atau kondisi sel kekebalan tubuh yang menyerang sel yang sehat. Umumnya, penyakit ini ditandai dengan munculnya bercak merah di kulit.

Namun perlu Anda ketahui ternyata ada beberapa jenis psoriasis, yang dibagi berdasarkan bentuk ataupun luas sebarannya. Untuk lebih jelasnya, inilah jenis penyakit psoriasis lengkap dengan cirinya.

Psoriasis gutata. Yang pertama adalah psoriasis gutata, jenis penyakit ini sering menyerang anak-anak. Jika dilihat dari bentuknya, psoriasis gutata berbentuk bulat atau lonjong dengan diameter 2 sampai 6 mm. Psoriasis jenis ini sering muncul di lengan, badan dan juga kaki.

Eritroderma psoriatika. Yang kedua adalah eritroderma psoriatika. Jika dibandingkan dengan jenis penyakit psoriasis lainnya, jenis inilah yang paling berat. Cirinya, adanya bercak kemerahan dan bersisik di seluruh tubuh, pasien juga akan mengalami demam dan menggigil. Pasien psoriasis jenis ini biasanya akan membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit.

Psoriasis Inversa. Berikutnya adalah psoriasis inversa. Jenis penyakit ini memiliki ciri adanya bercak merah di lipatan-lipatan kulit seperti ketiak, leher dan selakangan. Selain bercak merah, bisa juga terlihat seperti bersisik dan berkilat.ciri-dan-cara-mengobati-psoriasis

Cara Mengobati Psoriasis dengan Terapi Paling Lengkap

Selain ketiga jenis penyakit psoriasis tersebut, ada jenis lain yang perlu Anda waspadai yaitu psoriasis vulgaris. Jenis psoriasis ini paling sering ditemui, untuk cirinya yaitu adanya bercak merah pada kulit, bersisik kasar, ukuran bercak merah yang muncul pun bervariasi ada yang sebesar biji jagung hingga telapak tangan.

Jenis yang terakhir adalah psoriasis pustulosa. Psoriasis ini berbentuk seperti jerawat atau berupa lenting yang berisi nanah. Umumnya ada dua tipe psoriasis pustulosa ini. yaitu tipe lokalisata dan tipe generalisata. Untuk tipe lokalisata, lenting muncul di telapak tangan maupun kaki. Jenis ini umumnya tidak disertai demam atau menggigil.

Baca juga inilah vitamin untuk kulit agar lebih sehat dan berseri

Sedangkan tipe generalisata tipe ini berupa bercak merah berisi nanah dan hampir muncul diseluruh tubuh. Asama seperti pasien eritroderma psoriatika, jenis ini juga butuh perawatan inap di rumah sakit.

Lalu bagaimana dengan cara mengobatinya? Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini.

Fototerapi

Cara yang pertama adalah dengan melakukan fototerapi. Fototerapi adalah penyinaran pada kulit psoriasis. Terapi ini biasanya digunakan pada pasien yang tidak mempan diberikan obat salep. Untuk jenis fototerapi pun ada berbagai macam, seperti narrowband UVB, broadband UVB hingga psoralen + UVB.  Namun pengobatan ini pun memiliki efek samping. Efek samping yang mungkin Anda rasakan ketika melakukan terapi ini adalah seperti terbakar sinar matahari.

Topikal

Cara mengobati psoriasis yang kedua adalah dengan melakukan topikal. Topikal sendiri merupakan obat oles untuk mengatasi bercak merah yang muncil di tubuh pasien psoriasis. Bagi Anda yang mengalami psoriasis jenis ringan dengan luas kelainan kulit kurang dari 3 persen permukaan tubuh, Anda bisa melakukan terapi ini untuk mengatasinya.

Ketika melakukan terapi ini ada banyak jenis obat yang biasa diberikan, seperti emolien, kortikosteroid, asam salisilat, taratoren (retinoid), analog vitamin D, tar dan kortikosteroid. Bagi Anda yang ingin menggunakan obat oles seperti salep, sebaiknya jangan membelinya tanpa resep dan pengawasan dokter. Sebab, masing-masing pengobatan memiliki efek samping.

Sistemik

Berikutnya adalah dengan melakukan sistemik atau pengobatan oral dan injeksi. Pengobatan jenis ini ditujukan untuk seseorang yang mengalami psoriasis sedang hingga berat. Biasanya pengobatan ini digunakan untuk tipe psoriasis eritroderma, psoriatik artitis dan putulosa. Pengobatan yang terbaru adalah dengan menggunakan agen biologik yaitu melalui suntikan maupun infus.

Pengobatan Non Medik

Yang terakhir adalah dengan melakukan pengobatan non medik, Ketua Psoriasis Nusantara, dr. Danang Tri Wahyudi, SpKK mengatakan selain melakukan pengobatan medis, pasien juga dapat mengatasi sendiri penyakit psoriasisnya dengan melakukan pengobatan non medik.

Untuk melakukan pengobatan non medis, dr. Danang menyarankan untuk menghindari beberapa faktor penyebab munculnya psoriasis seperti infeksi bakteri streptococcus, cedera fisik, stres serta mengonsumsi obat-obatan. Perlu diketahui pula bahwa pasien psoriasis juga berkaitan dengan risiko penyakit kardiovaskular. Sehingga pasien juga harus menjalani pola makan sehat, olahraga rutin dan cek kesehatan secara teratur.

Baca juga obat gatal pada kulit dari bahan alami paling ampuh

Nah itulah beberapa ciri dan cara mengobati psoriasis yang bisa Anda coba.

loading...
terms: penyakit kulit