Gejala dan Cara Mengatasi Alergi Susu Sapi Pada Bayi

By Categories : Kesehatan

Alergi atau hipersensitivitas merupakan suatu kondisi di mana tubuh menjadi sangat sensitif dalam bereaksi secara imunologi. Sama halnya dengan bayi yang mengalami alergi pada susu sapi. Menurut penelitian yang dilakukan dibeberapa negara menyatakan bahwa alergi susu sapi yang dialami bayi pada tahun pertamanya yaitu sekitar 2%. Hal ini dikarenakan bayi mempunyai sistem imun yang masih rentan dan imatur. Sehingga ini akan membuat sistem imun bayi menganggap bahwa kandungan protein dalam susu sapi tersebut sebagai zat berbahaya.

Menurut Dr. Dines Banur, alergi susu sapi yang terjadi pada bayi disebabkan oleh protein susu yang terdapat dalam susu sapi tersebut. Mengapa demikian? Karena protein dalam susu sapi mengandung bahan kimia yang dapat memicu reaksi alergi dan hal ini sering kali membuat bayi menjadi tidak sehat.

Cara Mengatasi Alergi Susu Sapi Pada Bayi

Lantas apa saja gejala dan bagaimana cara mengatasi alergi susu sapi pada bayi? Untuk lebih jelasnya, berikut adalah gejala dan cara mengatasi alergi susu sapi pada bayi.

Gejala alergi susu sapi

  • Ruam dan gatal pada kulit
  • Sesak napas
  • Diare
  • Tidak nafsu makan
  • Sering kolik
  • Tersedak dan juga muntah

Lantas bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasannya di bawah ini!

Cara mengatasi alergi susu sapi pada bayi

Hindari mengonsumsi produk susu

Jika bayi masih minum ASI sebaiknya Anda menghindari produk susu khususnya susu sapi selama kurang lebih satu minggu. Hal ini dikarenakan protein susu yang masuk ke dalam tubuh Anda dapat mengontaminasi ASI Anda sehingga dapat mengakibat reaksi alergi pada bayi. Untuk mengetahui sumber kalsium serta nutrisi utama lainnya, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter atau pakar gizi.

Ganti dengan susu lain

Jika memang bayi sudah positif alergi susu sapi sebaiknya Anda mengganti dengan susu lainnya seperti susu kambing, domba ataupun susu kedelai. Karena makanan olahan susu adalah sumber nutrisi yang sangat baik dan sangat penting bagi pertumbuhan bayi. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mencari alternatif lain sebagai pengganti susu sapi.

Susu formula hypoallergenic

Jika bayi tidak dapat mentolerir susu sapi, kambing dan juga kedelai Anda dapat berpindah dengan menggunakan susu formula hypoallergenic. Di mana protein akan dipecah menjadi partikel sehingga susu tersebut dapat menurunkan reaksi alergi. Akan tetapi sebelum berpindah sebaiknya Anda mengkonsultasikannya dengan dokter.

Konsultasikan dengan dokter

Jika bayi Anda mengalami alergi susu sapi akut, sebaiknya Anda segera membawanya ke dokter anak untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik.

Nah itulah beberapa gejala dan cara mengatasi alergi susu sapi pada bayi.

Loading...