Faktor yang Mempengaruhi Cara Kerja Enzim

By Categories : Pendidikan

Tahukah Anda apa itu enzim? Enzim merupakan zat yang berfungsi untuk biokatalisator. Enzim juga memiliki sifat bolak-balik yang artinya pada awal reaksi struktur enzim akan berubah sedangkan pada akhir reaksi strukturnya akan kembali seperti semula. Meskipun hanya sebagai katalisator, peranan enzim sangat mempengaruhi metabolisme sel. Sehingga tanpa adanya fungsi enzim proses penguraian dan penyusunan zat-zat akan berlangsung lambat bahkan terkadang tidak dapat berlangsung sama sekali. Agar kerja enzim dapat berjalan dengan sempurna, ada beberapa faktor yang mempengaruhi cara kerja enzim. Untuk lebih jelasnya berikut ulasannya.

Faktor yang Mempengaruhi Cara Kerja Enzim

Faktor-faktor yang mempengaruhi cara kerja enzim

Konsentrasi substrat

Faktor yang mempengaruhi yang pertama adalah konsentrasi substrat. Reaksi enzim akan berjalan dengan normal dan optimal jika konsentrasi substrat dan enzim memiliki perbandingan yang sesuai. Dan kebalikannya, jika konsentrasi substrat serta enzim memiliki perbandingan terlalu banyak ataupun sedikit ini akan membuat reaksi enzim berjalan lebih lambat.

Pengaruh suhu

Faktor yang kedua adalah adanya pengaruh suhu. Secara umum, temperatur optimum enzim berada antara 30 hingga 40 derajat celcius. Hal ini dikarenakan enzim tersusun dari komponen protein, sehingga ini membuatnya sangat peka terhadap perubahan suhu. Jika enzim berada pada suhu yang terlalu tinggi, ini akan membuatnya mengalami denaturasi protein dan pada akhirnya ia akan rusak. Sedangkan jika enzim berada pada suhu yang terlalu rendah ia akan mengalami koagulasi. Meskipun enzim tidak akan rusak saat mengalami koagulasi, enzim tetap tidak dapat melakukan fungsinya, dan akan kembali berfungsi saat pada suhu yang normal.

Pengaruh pH

Faktor yang mempengaruhi cara kerja enzim selanjutnya adalah pH. Enzim hanya akan bekerja dengan baik jika ia berada pada lingkungan yang memiliki derajat keasaman tertentu. Derajat keasaman (pH) yang cocok untuk enzim disebut dengan pH optimum. Jika enzim berada pada lingkungan dengan pH yang tidak cocok ia akan mengalami ionisasi pada bagian gugus karboksi dan amin serta dapat mengakibatkan denaturasi atau kerusakan.

Pengaruh inhibitor

Berikutnya adalah dipengaruhi oleh inhibitor. Inhibitor merupakan zat penghambat dengan struktur yang hampir mirip dengan substrat. Inhibitor enzim dibedakan menjadi 2 macam yaitu:

  • Inhibitor kompetitif
    Inhibitor kompetitif memiliki yang hampir sama dengan subtrat dan sangat cocok dengan bentuk sisi aktif enzim. Jenis inhibitor ini akan bersaing dengan subtrat untuk berikatan dengan enzim. Jika inhibitor ini berhasil menempel pada sisi aktif enzim, maka substrat tidak dapat berikatan dengan sisi aktif enzim. Dan tentu saja hal ini menyebabkan fungsi enzim menjadi terhambat.
  • Inhibitor non kompetitif
    Berbeda dengan inhibitor kompetitif, inhibitor non komprtitif merupakan penghambat yang bekerja pada bagian luar sisi aktif enzim. Sehingga inhibitor ini akan menyebabkan bentuk sisi aktif berubah yang akan menyebabkan substrat tidak dapat berikatan dengan enzim.

Nah itulah beberapa faktor yang mempengaruhi cara kerja enzim. Baca juga artikel mengenai Perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan.