Cara Menanam Tomat Hidroponik

By Categories : Tips

Cara menanam dengan teknik hidroponik saat ini tengah berkembang di kalangan masyarakat. Bagaimana tidak terkenal, dengan menggunakan teknik hidroponik membuat cara menanam jauh lebih simpel dan tidak membutuhkan lahan yang luas. Hal ini tentunya sangat cocok bagi mereka yang ingin menanam, namun terkendala dengan lahan. Tidak hanya simpel saja serta tidak memerlukan lahan yang luas, menggunakan teknik hidroponik juga membuat tanaman yang ditanam menjadi lebih sehat.

Ini dikarenakan seseorang yang menanam dengan teknik ini Anda perlu menambahkan pupuk guna membuat tanaman tumbuh subur. Banyak tanaman yang bisa ditanam dengan menggunakan teknik hidroponik. Untuk pembahasan kali ini membahas mengenai beberapa cara menanam tomat hidroponik. Lalu bagaimana saja caranya? Untuk mengetahui lebih lanjut, silahkan simak pada pembahasannya di bawah ini!

Tomat Hidroponik

Berikut Cara Menanam Tomat dengan Teknik Hidroponik

Sebelum mengetahui cara menanam dengan menggunakan teknik tersebut, Anda memerlukan beberapa bahan serta alat yang perlu dipersiapkan. Untuk alat dan bahan sebagai berikut :

  • Menyiapkan biji tomat sebagai bibit untuk menanam.
  • Menyiapkan pasir secukupnya guna media hidroponik.
  • Polybag yang memiliki diameter sekitar 30 cm dengan tinggi sekitar 50 cm.
  • Menyiapkan sekop dan pipa.
  • Garpu dan gelas plastik yang sudah dilubangi.
  • Menyiapkan alat untuk menyiram tanaman.

Setelah menyiapkan alat dan bahan, langkah berikutnya adalah memulai menanam dengan menggunakan teknik hidroponik. Untuk caranya silahkan simak pembahasannya di bawah ini.

  • Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah dengan menyemaikan benih tomat. Untuk proses penyemaian bibit dengan menggunakan wadah berbentuk kotak berbahan dari plastik. Wadah untuk proses ini menggunakan media tanam sabut kelapa. Setelah tanaman bibit mencapai sekitar 15 cm, tanaman bibit inilah yang akan dijadikan sebagai tomat hidroponik.
  • Langkah berikutnya adalah dengan memasukkan tanaman tomat ke dalam gelas plastik dan gunakan busa untuk penjepitnya. Perlu diingat dalam memindahkannya agar tetap berhati-hati agar akar dari benih tomat tersebut tidak putus. Anda dapat menggunakan garpu untuk membantu memindahkannya.
  • Setelah memasukkannya ke dalam gelas plastik yang telah dilubangi sebelumnya, langkah berikutnua adalah dengan memasukkan gelas plastik ke dalam polybag yang memiliki ukuran sekitar 30 cm dengan tinggi sekitar 50 cm. Jangan lupa untuk memberikan pasir ke dalamnya terlebih dahulu. Polybag juga perlu dilubangi pada bagian bawah guna saluran pembuangan air. Saat memasukkan ke dalam polybag akar tidak semua masuk ke dalam pasir, sisakan sedikit guna bernafas.
  • Tomat akan tumbuh semakin besar, setelah besar pindahkan tanaman tomat ke dalam pipa dengan ukuran cukup besar. Jangan lupa untuk ganti busa pada gelas plastik menjadi pasir agar dapat tumbuh subur.
  • Untuk media pipa lubangi pada bagian atas sebagai tempat gelas plastik. Selain itu sisakan satu lubang untuk tempat mengisi air serta salah satu ujung pipa sebagai pembuangan air. Uji terlebih dahulu dengan menggunakan air, apakah sistem drinasenya sudah lancar atau belum.
  • Langkah yang terakhir adalah dengan merawat tomat sampai tumbuh besar dan berbuah. Untuk proses penyiraman dilakukan dua kali sehari pada pukul 7 pagi dan jam 5 sore. Perlu diketahui juga tomat dapat bertahan antara suhu 55 sampai 85 derajat. Selain itu Anda juga bisa menambahkan pupuk khusus untuk jenis tanaman hidroponik.

Keuntungan menanam sayuran hidroponik

Walaupun sayuran ini ditanam tanpa tanah namun tidak mengurangi khasiat serta kesegaran dari sayuran tersebut. Justru tanaman hidroponik memiliki banyak manfaat dibandingkan dengan tanaman lainnya.

  • Sayuran akan lebih cepat matang dan hasil panen lebih besar

Salah satu kelebihan budidaya dari tanaman hidroponik adalah mengenai hasil panen. Sayuran atau buah yang ditanam dengan cara hidroponik akan lebih cepat tumbuh dan memiliki hasil yang lebih besar. Pemberian pupuk secara rutin akan menentukan hasil akhir

  • Hasil sayuran lebih hijau dan daun tidak berlubang

Kelebihan menanam secara hidroponik adalah bentuk sayuran lebih menarik karena warnanya akan lebih hijau alami. Diameter daun biasanya lebih besar dan tidak berlubang. Kualitas sayuran akan sangat berpengaruh terhadap harga jual di pasaran. Umumnya harga sayuran hidroponik akan lebih mahal.

  • Tidak memerlukan tempat yang luas

Bagi Anda yang ingin mencoba budidaya tanaman hidroponik maka Anda tidak memerlukan tanah yang luas. Hal ini karena tanaman hidroponik dapat tumbuh dengan cara digantung di dinding, di atas rumah, dan halaman rumah Anda asalkan tersedia air dan sinar matahari.

  • Menghemat pupuk dan media tanam

Keuntungan menanam tanaman hidroponik adalah dapat menghemat biaya untuk membeli pupuk. Hal ini karena dalam menanam tanaman hidroponik media yang digunakan dapat digunakan berulang kali. Sistem hidroponik sebenarnya mengacu pada budidaya organik

Demikianlah tadi beberapa pembahasan mengenai cara menanam tomat hidroponik. Baca Juga Cara Menanam Cabai Secara Hidroponik

Loading...