Cara Menanam Cabai Secara Hidroponik

By Categories : Tips, Umum

Harga cabai yang tidak menentu tentu dapat menjadi suatu kendala yang sering dihadapi oleh para konsumen. Jika sudah begini, hal ini dapat mengakibatkan persediaan cabai dipasaran tidak mencukupi, sehingga cabai sulit untuk didapatkan. Salah satu solusi untuk mengatasi dampak ini Anda bisa membudidayakan cabai sendiri di rumah. Jika tidak memiliki lahan, Anda tak perlu khawatir, cobalah untuk menanam cabai secara hidroponik.

Beberapa keuntungan menanam cabai secara hidroponik antara lain, menghemat penggunaan lahan, waktu panen dapat diatur serta memiliki kualitas produk yang lebih baik. Nah bagi Anda yang tertarik dengan cara menanam cabai secara hidroponik, berikut ulasannya.

Menanam Cabai Secara Hidroponik

Inilah cara menanam cabai secara hidroponik

Pembibitan

Menanam cabai dengan cara hidroponik dimulai dengan tahap pertama yaitu pembibitan. Yaitu dengan cara memilih buah cabai yang telah masak dan memiliki berbentuk sempurna. Irislah cabai tersebut dan ambil bijinya. Setelah biji selesai dikumpulkan, cuci bersih dan rendam guna untuk mendapatkan biji cabai yang baik untuk pembibitan. Biji cabai yang terapung sebaiknya dibuang karena memiliki kualitas yang buruk. Setelah selesai dalam proses seleksi biji, segera lakukan proses persemaian.

Penyemaian

Sebelum proses persemaian, pastikan Anda merendam terlebih dahulu biji cabai ke dalam air untuk memicu pertumbuhan kecambah. Sambil menunggu, Anda dapat menyiapkan media tanam hidroponik yang akan digunakan. Beberapa media tanam yang dapat digunakan antara lain cocopeat basah, tisu, spons dan lainnya. Setelah itu Anda bisa menaburkan biji yang telah direndam ke dalam media tersebut secara merata dan tutup dengan plastik tipis. Tempatkan media tersebut di lokasi yang lembab dan terhindar dari paparan sinar matahari secara langsung.

Perawatan

Biji cabai yang sudah disemai selama satu minggu pada umumnya akan berkecambah dan siap untuk mendapatkan paparan sinar matahari secara langsung. Hal ini berguna bertujuan untuk menguatkan pertumbuhan bibit. Agar tanaman cabai dapat tumbuh dengan cepat dan sehat, pastikan Anda selalu memotong ujung cabang daun jika daun sejati sudah tumbuh. Setelah proses pembibitan yang dilakukan berhasil Anda bisa memindahkan bibit cabai tersebut pada polybag ataupun pot. Sebelum proses pemindahan, Anda harus menyiapkan polybag dengan ukuran 40×40 cm yang memiliki lubang pembungan air dan tentunya sudah diisi dengan menggunakan sekam bakar dan cocopeat dengan takaran 1:1.

Pemindahan

Pindahkan bibit cabai yang sudah memiliki daun sejati dan berbentuk bagus serta sehat dengan hati-hati. Sebaiknya dalam setiap polybag ditanami satu buah bibit cabai. Hal ini berguna agar pertumbuhan cabai tidak saling mengganggu. Setelah dipindahkan, segera siram dengan air yang cukup namun jangan sampai menggenang agar proses pertumbuhan semakin bagus.

Nah itulah beberapa cara menanam cabai secara hidroponik. Agar pertumbuhan cabai dapat sempurna Anda juga harus rutin menyiram dan memberikan nutrisi pada tanaman cabai tersebut. Baca juga jenis tanaman hidroponik yang sering dibudidayakan.