Cara Menanam Bawang Merah yang Tepat

By Categories : Umum

Bumbu dapur yang memiliki nama latin Allium cepa ini merupakan salah satu komoditas hortikulitura yang sangat dibutuhkan setiap orang. Selain digunakan sebagai bahan masakan, bawang merah juga dapat dimanfaatkan sebagai obat gatal pada kulit. Untuk mengatasi kelangkaan bahan dapur yang satu ini banyak sekali orang yang menanamnya. Namun beberapa kesalahan kecil yang dilakukan saat menanam bawang merah, membuat hasil panen tidak maksimal. Nah bagi Anda yang tertarik menanamnya, berikut adalah cara menanam bawang merah yang tepat.

Cara Menanam Bawang Merah yang Tepat

Inilah cara menanam bawang merah yang baik dan benar

Memperhatikan waktu tanam

Cara yang pertama adalah dengan memperhatikan waktu tanam. Waktu tanam bawang merah yang tepat adalah pada saat musim kemarau. Meskipun begitu, Anda juga harus tetap memenuhi asupan air dalam setiap harinya agar tanaman tidak kekeringan. Dan sebaiknya hindari melakukan penanaman pada saat pancaroba. Karena pada saat musim tersebut sering terjadi angin kering yang dapat menyebabkan daun kering seperti terbakar.

Perhatikan pemilihan bibit

Bibit bawang merah yang baik untuk ditanam adalah tanaman hasil panen pada usia 70 hingga 90 hari yang telah disimpan selama 2 hingga 3 bulan. Karena bibit bawang merah pada umur tersebut sudah memiliki akar. Sebaiknya hindari bibit bawang merah yang berukuran kecil karena dapat membuat pertumbuhan tanaman kurang maksimal. Pastikan juga bibit tersebut berasal dari tanaman yang sehat. Sebelum melakukan penanaman, potong bagian ujung umbi sekitar ¼ bagian dari panjang umbi dan kulit luar umbi yang mengering dibuang.

Tujuannya adalah untuk merangsang pertumbuhan umbi samping dan agar pertumbuhan merata. Untuk mencegah pembusukan, sebelum ditanam pastikan Anda mengeringkan luka bekas pemotongan umbi tersebut.

Pengolahan tanah

Cara menanam bawang merah selanjutnya adalah dengan cara melakukan teknik pengolahan tanah. Tujuan utama dari hal ini adalah untuk mengatasi tanaman pengganggu, menggemburkan tanah dan untuk membuat sistem penyerapan air. Anda bisa menggemburkan tanah dengan menggunakan traktor, bajak ataupun cangkul. Setelah itu buatlah bedengan-bedengan dan jangan lupa untuk membuat parit diantara bedengan tersebut. Seminggu sebelum penanaman bibit bawang, tanah bedengan tersebut harus diberi pupuk dasar, seperti pupuk kompos ataupun kandang dan sehari sebelum penanaman alirkan air menuju lahan tersebut sehingga keesokan harinya lahan siap ditanami.

Teknik menanam

Jangan menanam bibit terlalu dalam karena dapat menyebabkan pembusukan dan pastikan tanah yang menutup umbi jangan terlalu tebal, karena dapat menghambat pertumbuhan tanaman. Setelah proses penanaman selesai  Anda juga harus melakukan cara lainnya agar bawang merah tumbuh dengan sempurna, seperti melakukan penyiraman, penyiangan dan penggemburan tanah serta pemupukan.

Pengendalian hama dan penyakit

Jenis hama  yang sering menyerang tanaman bawang merah adalah ulat daun dan cendawan. Kedua hama ini dapat menyebabkan daun terpotong dan terkulai lemas, cara mengatasinya adalah dengan cara menyemprot tanaman dengan obat pembasmi serangga. Sedangkan penyakit yang sering menyerang adalah bercak ungu yang disebabkan oleh jamur.

Proses panen bawang merah

Tanaman bawang yang siap panen memiliki umur kira-kira 60 sampai 90 hari dengan ciri-ciri yaitu batang lemas ataupun roboh. Selain itu, ciri lainnya adalah umbi sudah berwarna merah tua, memiliki bau khas bawang merah dan sudah nampak di permukaan tanah.

Demikianlah ulasan mengenai cara menanam bawang merah yang tepat. Baca juga cara menanam cabai secara hidroponik.

Loading...