Cara Beternak Ayam Petelur untuk Pemula

By Categories : Bisnis

Cara beternak ayam petelur sebenarnya mudah untuk dilakukan asalkan Anda mengetahui teknik beternak yang benar. Jika benar-benar dibudidayakan, ayam petelur dapat menjadi sebuah bisnis yang menguntungkan. Bahkan bisnis ini akan terus berkembang karena permintaan pasar yang terus meningkat.

Ayam petelur merupakan ayam betina dewasa yang dipelihara secara khusus untuk diambil telurnya. Untuk sentra peternakan ayam sudah hampir tersebar di seluruh pelosok Tanah Air, terutama di Pulau Jawa dan Sumatera. Terdapat dua jenis ayam petelur, antara lain adalah sebagai berikut.

• Tipe Ayam Petelur Ringan

Tipe ini biasanya disebut dengan ayam petelur putih. Ayam petelur ini memiliki ukuran badan yang ramping dengan ciri-ciri mata bersinar. Hampir seluruh bulunya berwarna putih degan jengger berwarna merah. Ayam petelur ringan berasal dari galur murni white leghom. Ayam jenis ini sulit dicari, namun untuk ayam petelur ringan komersial banyak dijumpai di Indonesia dengan berbagai nama. Ayam jenis ini mampu bertelur hingga mencapai 260 telur per tahun. Ayam petelur ringan sangat sensitif terhadap cuaca dan suara gaduh, untuk itu cara beternak ayam petelur jenis ini butuh perhatian khusus.cara beternak ayam petelur

• Tipe Ayam Petelur Medium

Untuk tipe ini memiliki bobot tubuh yang lebih besar. Namun begitu, ukuran tubuhnya masih berada di antara ayam petelur ringan dan ayam broiler sehingga ayam jenis ini disebut dengan ayam petelur tipe medium. Tubuh ayam jenis ini tidak terlalu kurus dan tidak juga terlihat gemuk. Banyak orang menyebut jenis ini dengan nama ayam tipe dwiguna. Hal ini karena memiliki warna cokelat dengan hasil telur berwarna cokelat pula. Di pasaran orang cenderung lebih memilih telur ayam berwarna cokelat dibandingkan yang berwarna putih. Ini juga mempengaruhi harga dari telur tersebut, harga telur cokelat akan lebih tinggi dibandingkan telur dengan warna putih.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menjalankan usaha ini. Setidaknya Anda harus mengetahui bagian-bagian penting untuk melancarkan usaha Anda mengenai ayam petelur.

Cara Beternak Ayam Petelur Skala Rumahan

Kandang Ayam Petelur

Langkah awal dalam budidaya ayam petelur adalah dengan mempersiapkan tempat atau kandang untuk para ayam. Persiapan ini sangat penting karena dapat mempengaruhi produksi dari ayam petelur. Kandang ayam biasanya dilengkapi dengan beberapa hal pendukung untuk memudahkan aktifitas Anda ketika merawat dan memanen telur ayam nantinya.

Pembuatan kandang khusus untuk ayam petelur yang benar adalah dengan memperhatikan ukuran serta dapat memudahkan proses pengumpulan telur dan dalam proses pembuangan kotoran. Dan untuk bentuk kandang yang cocok adalah dengan sistem panggung. Bagi peternak pemula, serta modal yang tidak terlalu besar maka pembuatan kandang harus Anda sesuaikan. Bahan yang digunakan biasanya adalah kayu dan bambu dan untuk pemula Anda dapat membuatnya satu tingkat terlebih dahulu. Kandang ayam ini biasa disebut dengan kandang batere.

Kandang batere merupakan kandang ayam yang cukup populer. Dan jika ingin lebih modern maka kadang dapat dibuat menggunakan kawat. Pembuatan kandang dengan sistem panggung bertujuan untuk memudahkan dalam proses pengambilan telur. Biasanya kandang batere dibuat dengan lantai yang melandai sehingga telur akan menggelinding dan berkumpul di depan.

Persiapan Bibit Ayam Petelur

Cara beternak ayam petelur selanjutnya adalah dengan mempersiapkan bibit ayam petelur. Bagi pengusaha ayam yang sudah lama menjalankan bisnis ini maka mereka mengenal dua macam bibit ayam petelur yang dapat dibudidayakan. Pertama adalah ayam jenis gemuk dan berat yang disebut ayam medium, dan yang kedua adalah ayam jenis petelur putih dengan ukuran tubuh yang lebih kecil. Beberapa jenis ayam petelur dapat memenuhi produksi telur hingga mencapai 300 butir per tahun.

Setiap bibit ayam petelur harus memenuhi persyaratan, antara lain adalah ayam harus sehat dan tidak memiliki cacat pada fisiknya, pertumbuhan serta perkembangan bibit ayam petelur normal, dan ayam petelur harus berasal dari bibit yang sudah terbukti keunggulannya. Dengan persyaratan utama tersebut maka usaha yang Ada jalankan akan mendapatkan hasil yang maksimal.

Pemberian Pakan dan Vaksin

Cara beternak ayam petelur yang perlu Anda perhatikan selanjutnya adalah pemberian pakan dan vaksin. Untuk pemberian pakan terdiri dari dua fase, yakni fase starter dengan umur 0-4 minggu dan fase finisher dengan umur 4-6 minggu. Kemudian pemberian vaksin bertujuan untuk mengendalikan penyakit virus yang menular dengan tujuan menciptakan kekebalan tubuh ayam. Dalam hal ini vaksin dibagi menjadi 2 macam, yakni vaksin aktif dan vaksin inaktif. Vaksin aktif mengandung virus hidup sehingga kekebalan yang ditimbulkan akan lebih lama. Sedangkan vaksin inaktif mengandung virus yang telah dilemahkan tanpa merubah struktur antigenic sehingga mapu membentuk zat kebal. Namun kekebalan yang ditimbulkan akan lebih pendek waktunya.

baca juga : cara belajar bisnis properti untuk pemula

Itulah beberapa poin-poin penting sebagai cara beternak ayam petelur yang benar.

Loading...