Berburu Warung Olahan Daging Kambing Paling Enak di Yogyakarta

By Categories : Wisata

Daging kambing merupakan salah satu bahan masakan yang digemari masyarakat Indonesia. Daging kambing memiliki bau yang khas dan tekstur daging yang kenyal. Ada banyak menu masakan yang dapat dibuat dari daging kambing, salah satu yang paling populer adalah sate. Hampir di setiap daerah terdapat warung yang menyajikan olahan daging kambing. Setiap warung memiliki cara dan olahan tersendiri untuk memasak daging kambing.

Sate Klatak Pak Pong

Di Yogyakarta banyak warung yang menyajikan olahan dari daging kambing. Bahkan warung-warung tersebut menjadi tempat favorit para penggemar daging yang tarkenal dengan bau prengusnya. Selain itu, banyak juga wisatawaan yang berkunjung ke Yogyakarta mampir di warung ini.

Berikut warung olahan daging kambing di Yogyakarta

  1. Tengkleng Pak Kribo

Jika berada di Yogyakarta jangan lupa untuk berkunjung ke warung Tengkleng Pak Kribo. Warung ini terletak di Jl. Kaliurang km 18, Pake, Sleman, tepatnya di emperan toko pasar Pakem. Warung ini menyajikan olahan daging kambing berupa tengkleng, gulai dan tongseng. Setiap haringnya Pak Kribo berjualan di warung ini dari jam lima sore hingga daganganya habis.

Dari ketiga menu olahan yang disediakan, tengkleng merupakan yang paling favorit menurut para pelanggan dan para pecinta daging kambing. Rasanya yang khas  dan gurih disajikan dengan kuah yang cukup kental. Setiap hari warung Pak Kribo dipenuhi oleh para pelanggan yang hadir dari dalam dan luar Yogyakarta.

  1. Sate Klatak Pak Pong

Sate klatak sangat mudah dijumpai di daerah Bantul, terutama kawasan Jejeran. Sate Klatak merupakan olahan dari kambing muda. Yang menarik dari sate klatak Pak Pong adalah jika pada umumnya sate ditusuk menggunakan bilah bambu maka sate ini menggunakan jeruji sepeda kayuh. Dan cara pengolahannya juga menggunakan garam saja. Walaupun begitu, rasa yang dihasilkan memiliki citarasa yang nikmat.

Untuk menikmati olahan daging kambing yang lezat ini Anda dapat mengunjungi warung Pak Pong yang berlokasi di Jl. Stadion Sultan Agung, atau tepanya di sebelah timur Stadion Sultan Agung.

  1. Sate Sor Talok

Salah satu warung sate yang paling terkenal di Bantul adaah Warung Sate Sor Talak. Nama Sor adalah kependekan dari ngisor yang berarti bawah, sedangkan talok merupakan sebutan masyarakat Jawa terhadap buah kersen. Sate yang dibuat disajikan menggunakan bumbu kecap. Warung ini berlokasi di Dusun Code, Kelurahan Trirenggo, kecamatan Bantul, Yogyakarta. Sate kambing merupakan menu andalan dari warung makan ini. Seperti halnya sate klatak, sate sor talok ditusuk menggunakan euji kemudian dibakar di atas bara api. Sate ini disajikan menggunakan bumbu kecap yang ditaburi bawang goreng agar lebih gurih.

  1. Sate Petir Pak Nano

Warung olahan daging kambing selanjutnya dapat Anda temui di warung sate petir Pak Nano. Seperti namanya, sate disini memiliki rasa yang sangat pedas karena disajikan dengan irisan cabai rawit yang sangat banyak serta tambahan bawang merah, kubis, dan tomat. Rasa khas lainnya adalah irisan daun jeruk yang dicampur pada sambel kecap.

Anda juga dapat memesan tingkat kepedasannya. Level yang ditawarkan cukup unik, yakni mulai level PAUD, Play Group, hingga level Profesor. Semakin tinggi level maka akan semakin pedas. Bagi pecinta pedas jangan lupa untuk mampir ke warung yang terletak di Kelurahan Tirtonirmolo, Kabupaten Bantul ini.

  1. Sego Pliket Pak Dakir

Bagi Anda yang ingin makan olahan daging kambing yang cukup unik datang saja ke warung Sego Pliket Pak Dakir. Tempat makan ini berada di Jalan HOS Cokroaminoto 75 Yogyakarta, tepatnya berada di depan pasar Klitikan Kuncen Yogyakarta. Ini merupakan warung yang cukup legendaris karena sudah berdiri sejak 1966. Sate kambing Pak Dakir menyediakan berbagai macam menu olahan daging kambing yang sangat khas.

Salah satu menu andalan rumah makan milik Pak Dakir ini adalah sego pliket. Dalam bahasa jawa, sego berarti nasi yang lengket. Menu ini merupakan nasi goreng kambing. Yang paling khas dari menu nasi goreng kambing ini adalah terdapat tambahan sumsung tulang belakang kambing muda. Sumsum tersebut yang membuat nasi goreng menjado pliket atau lengket. Penggunaan sumsum tulang belakang tersebut juga dapat membuat nasi menjadi lebih gurih.

Bumbu yang digunakan hampir mirip dengan nasi goreng kambing pada umumnya, yakni irisan lombok, awang putih, irisan daging kambing, dan sedikit kuah gulai. Rumah makan ini buka mulai pukul 4 sore hingga 10 malam. Rumah makan ini setiap hari ramai dikunjungi baik masyarakat Yogyakarta hingga para wisatawan yang sedang berlibur.

baca juga Makanan Khas Jogja yang Wajib Anda Coba

Itulah beberapa beberapa warung olahan daging kambing yang bisa Anda kunjungi saat berada di Yogyakarta. Setiap warung tersebut memiliki sajian menu andalan yang memiliki citarasa khas masing-masing. Selain lezat, harga untuk satu porsi menu andalan juga cukup terjangkau.

terms: warung tulang sumsung jogja