Bahan Pengawet Alami

By Categories : Kesehatan

Membicarakan tentang bahan pengawet makanan, maka mungkin yang terlintas dalam benak kita adalah serangkaian zat berbahaya yang sering digunakan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab. Namun yang akan kita bahas di sini bukanlah tentang itu. Lebih tepatnya, saja akan menjelaskan tentang berbagai zat pengawet alami yang aman untuk digunakan. Simak ulasan berikut!

  1. Bahan pengawet alami yang satu ini tentu sangat kita kenal. Sebagai masyarakat Indonesia kita sering membumbui makanan yang kita masak menggunakan garam sehingga rasanya biasanya sangat asin. Ternyata di balik penggunaan garam pada masyarakat di tanah air sejak dahulu kala tersebut menyimpan maksud tertentu lho. Selain memberikan rasa, ternyata hadirnya garam pada sebuah masakan membuat makanan menjadi lebih awet. Yang dapat saya contohkan di sini misalkan saja pada pembuatan ikan asin. Jika ikan biasa dapat bertahan paling lama satu atau dua hari, maka dengan dijadikan ikan asin dapat disimpan dalam waktu yang lebih lama. Bisa berbulan-bulan atau bahkan bertahun. Prinsip kerja dari garam sebagai bahan pengawet adalah dengan menghambat pertumbuhan mikroba pada makanan sehingga dengannya makanan dapat lebih bertahan dan tidak cepat busuk.Bahan Pengawet Alami
  2. Penggunaan gula pada masakan juga membuatkan makanan menjadi lebih awet dan tidak mudah membusuk. Prinsip kerja sama halnya dengan prinsip kerja pada garam, jadi sebenarnya gula membuat makanan menjadi lebih kering dan tidak lembab hingga berbagai macam mikroba terhambat pertumbuhannya. Dengan hal tersebut tak salah memang jika masyarakat kuno jaman dahulu sering membuat makanan atau jajanan berasa manis yang ternyata membuat makanan menjadi lebih awet untuk disimpan dan dikonsumsi di kemudian hari.
  3. Cuka merupakan zat yang mengandung 5% asam asetat. Zat ini ampuh digunakan sebagai bahan pengawet alami lho! Dengan kandungannya itu, cuka dapat berfungsi membunuh bakteri dan mikroba yang banyak terdapat di makanan. Sehingga ketika dibalurkan di makanan, maka makanan akan menjadi lebih awet simpan. Penggunaan cuka ini pada masyarakat modern sering digunakan untuk mengawetkan berbagai macam daging, ikan dan ayam agar lebih awet saat disimpan di lemari es atau kulkas.
  4. Ekstrak Rosemary. Memang mungkin terdengar cukup asing bagi sebagian besar masyarakat kita. Namun, perlu untuk anda ketahui bahwa penggunaan bahan ini pada makanan dapat membuat makanan menjadi lebih awet. Dan bahkan masyarakat kuno telah banyak yang menggunakannya semenjak beratus tahun lalu. Alasan logis yang mendasari hal ini adalah bahwa ekstrak rosemary ternyata mengandung banyak antioksidan, di mana dengan adanya kandungan ini mencegah terjadinya oksidasi pada makanan. Dan akhirnya makanan pun menjadi lebih awet dan dapat kita simpan dalam waktu yang lebih lama.
  5. Lemon. Siapa sangka lemon bisa digunakan untuk mengawetkan makanan. Jumlah asam dan Vitamin C yang terkandung dalam lemon mampu membunuh mikroorganisme dan antioksidannya mencegah bahan makanan teroksidasi, hasilnya bahan makanan akan bisa disimpan lebih lama. Caranya cukup mudah yaitu dengan membalurkan perasan lemon pada daging, ikan ataupun sayuran sebelum dibekukan.

Selain dengan menggunakan bahan-bahan pengawet alami diatas kita juga bisa menggunakan cara lain untuk mengawetkan makanan misalnya dengan proses pendinginan, pemanasan, pengasapan, dengan cara dikeringkan dan membungkusnya dengan bahan kedap udara.

Loading...
terms: bahan pengawet alami, bahan pengawet alami adalah, pengawet Alami, macam-macam bahan pengawet alami, apa pengertian pengawet alami??