Bagaimana Perkembangan Bayi Prematur? Berikut Ulasannya!

By Categories : Kesehatan

Jika dibandingkan dengan bayi lainnya, perkembangan bayi premature memang sedikit berbeda. Seseorang dikatakan prematur apabila bayi tersebut lahir dengan waktu yang kurang dari 36 minggu. Sehingga seorang bayi prematur memerlukan perawatan khusus untuk meningkatkan kualitas kesehatannya agar dapat tumbuh dengan normal sama seperti bayi lainnya. Ada beberapa perbedaan perkembangan antara bayi prematur dengan bayi lainnya mulai dari organ dan kesehatan lainnya harus berada dalam pengawasan medis. Penasaran kan? Nah berikut adalah perkembangan bayi prematur.

Perkembangan Bayi Prematur

Inilah perkembangan bayi prematur yang perlu diketahui

Kondisi kulit bayi

Jika dibandingkan dengan bayi normal, seorang bayi prematur memiliki kondisi kulit yang lebih halus dan tipis serta penuh dengan lanugo. Tak hanya itu saja pemubuluh darah seorang bayi prematur juga terlihat lebih jelas. Bahkan kelapa bayi premature lebih besar jika dibandingkan dengan besar badannya. Selain itu tangisan bayi prematur juga tidak sekeras tangisan bayi normal lainnya.

Suhu tubuh

Jika dilihat dari suhu tubuh, bayi prematur rata-rata memiliki suhu yang cenderung dingin dan panas. Sehingga pengontrolan suhu tubuh bayi prematur harus dilakukan secara mendetail. Tak hanya itu saja. Bayi prematur juga biasanya tidak memiliki penyekat panas seperti bayi normal lainnya. Hal ini dikarenakan  lemak yang ada di dalam tubuh bayi prematur maih sangatlah kurang.

Berat badan bayi

Perkembangan bayi prematur selanjutnya adalah dilihat dari berat badan. Umumnya seorang bayi normal memiliki berat badan sekitar 2,75  hingga 3,75 kg. Akan tetapi seorang bayi premature tidak dapat mencapai angka tersebut dan biasanya berat badan bayi prematur adalah kurang dari 2,5 kg. Tak hanya berat badan saja, panjang tubuh bayi normal dan bayi prematur juga berbeda. bayi normal memiliki panjang tubuh hingga 50,8 cm sedangkan bayi premature memiliki panjang sekitar 30 cm. Baca juga cara menaikkan berat badan bayi dengan cepat.

Organ pernapasan

Sama seperti hal lainnya, perkembangan seorang bayi prematur dalam organ pernapasan juga tidak sempurna. Sehingga biasanya mereka akan mengalami gangguan dalam bernafas. Kondisi ini biasa disebut dengan sindrom gawat napas.

Perkembangan otak

Berikutnya adalah pada perkembangan otak. Perkembangan otak bayi prematur juga biasanya tidak sempurna. Pertumbuhan otak yang seharusnya masih mendapatkan nutrisi dari dalam kandungan tentunya akan terhambat karena bayi telah keluar dari perut ibunya lebih cepat. Hal ini juga dapat menyebabkan volume otak pada bayi prematur lebih kecil dari pada bayi normal lainnya.

Refleks

Perbedaan refleks antara bayi prematur dan bayi normal juga memiliki perbedaan yang cukup jauh. Jika bayi normal memiliki refleks menghisap makanan yang cukup baik, namun sebailknya bayi prematur akan kesulitan dalam makan dan memerlukan selang untuk membantunya mengonsumsi makanan.

Demikianlah ulasan mengenai perkembangan bayi prematur. Untuk menghindari kelahiran bayi prematur, Anda harus memperhatikan beberapa hal berikut.

Mencegah bayi lahir secara prematur

Menjaga berat badan

Perlu Anda ketahui jika ibu hamil yang memiliki berat badan yang terlalu gemuk dan terlalu kurus sangat rentan untuk melahirkan bayi secara prematur. Untuk itu Anda harus memperhatikan berat badan agar tetap ideal. Ini adalah cara yang bisa dilakukan oleh ibu hamil. Memang soirang ibu yang sedang hamil tentu akan mengalami peningkatan berat badan secara signifikan. Namun ibu hamil perlu menyesuaikan kenaikan berat badan sesuai dengan kandungan. Biasanya wanita mengalami kenaikan berat badan secara signifikan pada trimester akhir.

Menjaga kebersihan

Salah satu yang menyebabkan ibu melahirkan prematur adalah terjadi infeksi pada gigi. Ibu hamil yang berlubang dapat menjadi penyebab bayi lahir secara prematur. Untuk itu, untuk menghindari hal tersebut, Anda harus menjaga kebersihan gigi  dan mulut. Hal ini untuk menghindari penyebaran bakteri pada gigi yang menyebabkan infeksi.

Selalu sarapan

Beberapa peneliti mengungkapkan jika ibu hamil yang sering melewatkan sarapan pagi akan lebih rentan melahirkan secara prematur. Untuk itu seorang ibu hamil diharuskan untuk sarapan pagi setiap hari.

Vaksin

Menurunkan kekebalan tubuh pada ibu hamil juga menjadi penyebab ibu melahirkan secara prematur. Salah satunya adalah infulenza yang dapat menyebabkan imun ibu hamil menurun. Jika ini terjadi maka sistem imun pada bayi juga akan menurun. Untuk itu ibu hamil memerlukan perlindungan pada dirinya agar terhindar dari virus influenza dan berbagai penyakit lain. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan vaksin.

Pola Hidup Sehat

Cara mencegah bayi prematur selanjutnya adalah dengan menerapkan pola hidup sehat. Pola hidup sehat yang dijalankan ibu hamil tentu akan berpengaruh terhadap kesehatan janin. Hindari makanan yang dapat membuat kondisi tubuh Anda lemah. Selain itu, pola tidur ibu yang sedang hamil juga perlu diperhatikan.

Baca juga artikel terkait lainnya tahap pertumbuhan dan perkembangan bayi usia 5 bulan.