Adat Pernikahan Minahasa

By Categories : Umum

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, negara kita sangat kaya akan beragam tradisi unik yang tersebar di daerah-daerah. Masing-masing tradisi tersebut memiliki keindahan dan keunikannya masing-masing serta memiliki penganutnya sendiri sehingga dapat tetap lestari hingga saat ini. Salah satu di antara tradisi tersebut adalah tradisi pernikahan.

Pernikahan merupakan hal yang selalu dianggap sakral oleh banyak orang di dunia ini sehingga hal tersebut membuat peraturan-peraturan dalam menjalankan ritual pernikahan begitu diperhatikan. Seperti satu di antaranya yang akan kita bahas di kesempatan kali ini adalah tentang adat pernikahan minahasa. Seperti apakah keunikan dan keindahan dari pernikahan ini? Simak ulasan berikut dengan seksama agar beragam ulasan menarik yang telah saya rangkai dapat anda ketahui.

Adat pernikahan minahasa memiliki perbedaan dengan adat pernikahan lainnya karena memiliki tata cara yang unik. Namun, sayangnya seiring dengan perkembangan jaman dan karena keadaan yang terjadi, maka kini sebagian tradisi tersebut telah ditinggalkan atau hanya dilakukan sebagai simbolisasi saja.

Beberapa tradisi dari adat pernikahan Minahasa

  1. Posanan. Prosesi yang satu ini biasa kita sebut dengan pingitan. Jika sebelumnya posanan ini dilakukan sejak sebulan sebelum hari pernikahan tiba maka saat ini tradisi posanan hanya dilakukan sehari sebelum pernikahan dilangsungkan.Adat Pernikahan Minahasa
  2. Malam gagaren atau biasa disebut masyarakat setempat sebagai malam muda-mudi. Tradisi ini merupakan tradisi mandi di bawah pancuran yang saat ini tak banyak dijumpai dilakukan oleh masyarakat. Karena permasalahan utamanya adalah saat ini tidak adanya pancuran yang dapat digunakan.
  3. Lumelek. Ini merupakan tradisi mandi menginjak batu yang dilakukan dalam pernikahan adat di minahasa. Mandi lumelek dilakukan dengan mencampur Sembilan jenis bebungaan yang berwarna putih yang memiliki bau yang harum.
  4. Mandi Bacoho. Mandi bacoho merupakan mandi adat yang saat ini dapat dilakukan dengan dua cara yakni secara tradisi lengkap maupun hanya secara simbolisasi saja.
  5. Upacara pernikahan adat minahasa. Upacara pernikahan minahasa dapat dilakukan di rumah mempelai pria maupun di rumah mempelai wanita sesuai dengan daerah mereka berasal. Penentuan tempat berlangsungnya acara pernikahan tersebut ternyata cukup berpengaruh pada sesi acara pernikahan secara keseluruhan. Yakni terkait jalannya acara pernikahan yang sepenuhnya menjadi tanggungan mereka yang memiliki biaya pernikahannya. Misalkan ketika mempelai pria yang menjadi rumah tempat dilakukannya pesta pernikahan maka mempelai pria menjemput mempelai wanita di rumahnya lalu membawanya ke gereja baru menuju tempat resepsi pernikahan.

Lebih lanjut lagi tentang acara pernikahan menggunakan tradisi minahasa saat ini dapat dilakukan dengan bantuan sanggar kesenian minahasa yang menyediakan jasa untuk mengurus pernikahan adat. Namun jangan bayangkan waktu dan acaranya sekompleks dulu, karena saat ini dipadatkan menjadi satu hari saja yang dulunya kita tahu bisa sebulan lebih. Demikianlah sedikit ulasan yang bisa saya berikan. Semoga dapat memberikan banyak manfaat bagi anda sekalian. Sampai jumpa!

terms: hukum perkawinan minahasa, ritual pernikahan di minahasa, sistem perkawinan di manado