11 Tahun KPK Banyak PR Yang Belum Rampung

By Categories : Berita

Hari ini Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) telah memasuki usia yang ke-11 tahun. Dalam usianya tersebut KPK masih memiliki segudang Pekerjaan rumah (PR) yang terntunya belum dirampungkan sampai saat ini dan jumlahnyapun tidak sedikit. Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengatakan, 11 Tahun KPK berarti baru satu dekade KPK mengabdi untuk Negeri Indonesia tercinta ini. Meskipun belum banyak yang dilakukan KPK akan tetapi dia yakin KPK akan berbuat yang terbaik bagi Bangsa ini.

Komisi III DPR pun merespon hari jadi KPK ini. Ketua Komisi III DPR Aziz Syamsuddin mengatakan, tugas KPK harus ditingkatkan. Maka dibutuhkan kerja sama yang erat dengan lembaga hukum lain. “Pemberantasan korupsi harus senapas dengan lembaga hukum lain seperti Kejaksaan dan Kepolisian,” kata Aziz, Senin (29/12/2014). Menurut dia, fokus pemberantasan korupsi tidak bisa diselesaikan sendiri oleh KPK. Sehingga pelaksanaannya harus melibatkan banyak pihak. Meski begitu, dia mengapresiasi kinerja lembaga antikorupsi selama kurun waktu 11 tahun ini. Dia menginginkan lembaga tersebut tampil sebagai lembaga yang bekerja berdasarkan aturan hukum.

11 tahun berdirinya lembaga ini diharapkan bisa mengurangi penyalahgunaan wewenang oleh oknum parlemen. Kedua, meningkatkan kinerja penanganan TPK (tindak pidana korupsi) oleh polisi dan jaksa. Ketiga, sangat tergantung kepada dukungan kemitraan dari partai politik. Lebih lanjut dalam penanganan kasus korupsi tentu butuh dukungan dari partai politik. Karena dukungan inilah yang dirasa masih minim.

Ketua KPK Abraham Samad mengakui lembaga yang dipimpinnya masih banyak kekurangan. Dia berharap kinerja KPK bisa ditingkatkan pada tahun mendatang. “Masih banyak PR KPK yang harus diselesaikan dan KPK harus menjadi lembaga yang dicintai publik. PR itu berupa harapan dan tantangan yang harus dihadapi,” kata Abraham saat dikonfirmasi wartawan.